Pengelola Hotel dan Restoran Desak TNBTS Buka Bromo

  • Whatsapp
Begini ketika kondisi wisata Bromo sepi Persewaan kuda pun sangat terdampak.(ft.nre)

KABAR RAKYAT – Pengusaha hotel dan restoran di Probolinggo mendesak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mendesak obyek wisata Bromo segera dibuka. Ditutupnya kawasan Bromo  menyebabkan lumbuhnya industri wisata yang sarat padat modal itu.

Pandemi Covid -19 menyebabkan penutupan obyek wisata konsekuensi melemahnya ekonomi nasional. Salah satunya sektor industri wisata. Sudah 4 bulan berjalan bisnis Hotel dan restoran di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, lumpuh total.

Read More

Baca: Gubernur Khofifah dan Bupati Probolinggo Bahas Wisata Kesehatan Di Bromo

Hingga pemutusan hubungan kerja (PHK), karyawan hotel dan restoran terpaksa dilakukan lantaran kawasan wisata Bromo ditutup.

“Ada 18 hotel, 32 rumah makan, dan 105 homestay ” berpuasa” dampaknya pun luar biasa. PHK menjadi plihan para pengusa hotel.dan restoran. Tidak itu saja, masyarakat yang menggantungkan usaha sektor jasa wisata pun menganggur,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo, Digdoyo P. Djamaludin via handphone, Senin (22/6/2020).

Masih kata digdoyo akrab dipanggil pak Yoyok mengungkapkan, tingkat hunian hotel dikatakan sehat minimal 60 persen kamar hotel terisi. Selama pandemi Covid -19 hunian kamar hotel bahkan 0 persen.

Penutupan kawasan wisata Bromo secara total menyebabkan wisata terbesar di Jawa Timur benar-benar lumpuh.

Baca: Bertahap, Pemprov Jatim Wujudkan Pesantren Tangguh

“PHRI kabupaten Probolinggo mendesak segera otoritas TNBTS membuka kawasan wisata Bromo dan meminta dukungan Pemkab Probolinggo guna normalisasi kunjungan wisata. Kami semua sudah siap move on menghadapi new normal. Dengan catatan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan sebagai standar pelayanan,” kata pak Yoyok.

Masyarakat Tengger dan sekitarnya sudah puluhan tahun hidup dari sektor pariwisata terpaksa berhenti bekerja karena pandemi Covid -19.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *