Pengusaha Jasa Hiburan Grudug DPRD Trenggalek, Pemerintah Anak Tirikan Seniman

  • Whatsapp
Pelaku usaha hiburan

KABAR RAKYAT – Pagunyuban Pengusaha Jasa Hiburan di Kabupaten Trenggalek mendatangi kantor pemerintah dan DPRD pada hari, Rabu, 17 Juni 2020.

Wadah, Paguyuban Pengusaha Jasa Hiburan menaungi pekerja seni, pengusaha terop dan sound system, MC, Penyanyi, dalang, mengaku resah. Karena merasa dianaktirikan oleh pemerintah.

Read More

Dila perwakilan penyanyi dan perwakilan dari sedulur sor terop, semua menyampaikan kalau saat ini, ditengah pemerintah menggaungkan New Normal untuk warung, pasar dan pusat perbelanjaan, pemerintah malah menunda New Normal bagi sektor hiburan.

” Kami para pekerja seni, sudah tiga bulan tanpa ada pendapatan sama sekali. Kami juga kena dampak dan kami berharap pemerintah mau memperhatikan kami,” ungkap Dila.

Baca: Majelis Etik ASN Memeriksa Oknum Pejabat Bondowoso Pecinta Video Tik Tok

Pekerja hiburan dan seni berharap, pemberlakuan New Normal jangan tebang pilih. Mereka merasa bisa menerapkan protokol kesehatan,” terang Dila.

Sementara itu, Komisi IV DPRD yang menerima langsung perwakilan paguyuban menyampaikan bahwa DPRD Komisi IV akan totalitas dalam memperjuangkan aspirasi para pekerja seni.

Baca: Sambut New Normal, Pengusaha Bibit Mulai Tersenyum Lagi

“Komisi IV DPRD akan totalitas dalam mengawal aspirasi pekerja seni karena dia sangat memahami keluhan yang disampaikan pelaku seni,” jelasnya.

“Mereka juga kena dampak, mereka harus mendapat perhatian pemerintah untuk kelanjutan kehidupan keluarganya,” papar Mugianto.

Sementara terkait pemberlakuan New Normal bagi pelaku seni yang selama ini menggantungkan hidupnya pada seni, menurut Mugianto meminta semua pelaku seni untuk bersabar karena semua kebijakan butuh proses.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *