Penyebrangan Gilimanuk Ramai Pasca Penutupan Bandara Ngurah Rai

  • Whatsapp
Gilimanuk
Gilimanuk

BANYUWANGI – Pasca ditutupnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  Bali sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung, jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk Bali yang menyebrang ke Pulau Jawa  meningkat.

Manager Usaha PT. ASDP Gilimanuk, Heru Wahyono mengatakan, peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk terjadi sejak hari Senin kemarin (27/11/2017). “Kendaraan roda empat khusunya mobil jenis travel yang mengangkut penumpang dari Bandara Ngurah Rai hingga hari ini Rabu (29/11/2017) terus memadati area parkir pelabuhan,” kata Heru hari ini Rabu (29/11/2017)

Kata Heru, selain kendaraan roda empat, kendaraan pengangkut barang dan bus pariwisata juga mengalir  keluar dari Bali. Penumpang yang hendak menyebrang ke Pulau Jawa ini sebagian besar merupakan penumpang pesawat yang beralih memilih jalur darat karena dampak penutupan bandara.

“Jumlah penumpang mencapai 35 ribu orang perhari yang kita sebrangkan. Roda dua sebanyak 2500 kendaraan dan roda empat sebanyak 5300 kendaraan. Meningkat sangat banyak dari hari biasa yang berkisar sekitar 18 ribu penumpang,” ujar Heru Wahyono 

Heru Wahyono menambahkan, antrean kendaraan yang hendak menyebrang ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi masih bisa ditampung di area parkir pelabuhan. Sehingga kendaraan yang mengantre tidak sampai mengganggu jalan raya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT. ASDP telah menyiagakan 52 unit kapal, 32 unit kapal diantaranya sudah beroperasi. Sedangkan 20 unit kapal sisanya di siagakan di kedua pelabuhan,” pungkas Heru

PT. ASDP saat ini juga membuat posko Tanggap Darurat erupsi Gunung Agung. Posko ini diperuntukkan bagi penumpang yang ingin beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan.

Reporter : Hermawan

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *