Remas Payudara Pacar Siswa SMP Dibunuh

  • Whatsapp

Foto : Dua tersangka kasus pembunuhan siswa SMP Lumbang, Probolinggo, Hamaludin(19) dan Nurhadi (19). 

KABARRAKYAT.ID – Terbongkarnya kasus pembunuhan berencana siswa SMP satu atap Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berlatar belakang dendam seorang pemuda. Hamaludin(19), warga Desa Sapih, Lumbang, nekat membunuh sahabatnya, gara-gara payudara pacarnya diremas-remas oleh korban.

Tewasnya Ahmad Arifin(16), siswa SMP di Kecamatan Lumbang, berawal temuan mayat tanpa identitas di bawah jembatan Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kamis(11/10/2018) lalu. Kasus ini sempat menjadi viral di media sosial.
Dari penyelidikan Polres Probolinggo akhirnya berhasil menguak tabir otak pelaku pembunuhan sadis tersebut. Berdasarkan alat bukti yang ditemukan di TKP, polisi mampu menyentuh dua pelaku pembunuhan tersebut.

Hamaludin (19) dan Nurhadi Mustofa(18) diduga kuat dalang pembunuhan Ahmad Arifin (16) yang tidak lain teman satu dusun dengan kedua pelaku.
Berawal dari kaos milik korban ini Hamaludin dan Nurhadi jadi sasaran target pengungkapan.

Alhasil, keduanya mengakui bahwa Ahmad Arifin siswa SMP satu atap itu mereka bunuh.

” Motif pelaku membunuh korban itu karena cemburu pacarnya digoda oleh korban. Hal ini yang membuat Hamaludin marah dan mengajak rekannya Nurhadi menghadang korban yang saat itu naik motor bebek Suzuki FU. Kedua pelaku mengajak korban berboncengan bertiga. Sementara motor korban mereka titipkan, untuk pergi main bilyard. Sepulangnya, dari bilyard korban dibantai saat itu pelaku mengajak berhenti di jembatan pura-pura kebelet kencing. Begitu turun dari atas motor milik pelaku korban dibacok dengan clurit hingga bersibah darah. Saat korban sempoyongan keduanya mendorong korban ke hingga jatuh ke sungainsedalam 25 meter, “beber Kapolres Probolinggo AKBP. Fadly Samad didampingi Kasatreskrim AKP. Riyanto, Sabtu(13/10/2018).

Barang bukti clurit milik pelaku yang diamankan polisi

Apa motif sebenarnya pelaku nekat menghabisi nyawa teman sekampungnya itu ? Di hadapan wartawan Hamaludin, tanpa ekspresi menyesal mengakui.

” Saya jengkel pacar saya susunya (payudara-red) diremas-remas. Sejak itu saya dendam, “Kata Hamaludin.

Masih kata Hamaludin(19), mengakui jika korban adalah teman satu Dusun di Desa Sapih, mereka sering cangkruk bareng. Namun, gara-gara pacarnya yang digoda memicu dirinya untuk membunuh.

” Saya bacok beberapa kali ke arah lehernya. Tapi karena kondisi gelap kena kepala dan tangannya. Saat dia sempoyongan saya tendang hingga masuk ke jurang yang ada sungai di bawahnya,” aku Hamaludin.

Sementara itu rekanya Nurhadi, mengaku hanya membantu pelaku. Saat kejadian dirinya mengambil Hp korban dan mendorong korban ke sungai. Usai membunuh keduanya pulang ke rumah masing – masing.

“Yang bacok itu Hamaludin saya hanya melihat dan mengambil Hp korban, “terang Nurhadi.

 

Reporter : Richard
Editor      : Choiri

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *