Pergantian Ketua Komisi C DPRD Jatim Menimbulkan Pro Kontra

  • Whatsapp

Habiburokhman
Ketua Mahkamah Partai DPP Gerindra Habiburokhman. Ft. Ist/Ifa

KABAR RAKYAT – Pergantian M. Fawait dari Ketua Komisi C DPRD Jatim menimbulkan pro dan kontra di internal Partai Gerindra. Sebab, tiba-tiba M Fawait dicopot dari Ketua Komisi C dan dirotasi anggota Komisi A. Penggantinya adalah Hidayat yang pernah menjadi anggota Komisi D.

Tersiar kabar pergantian itu atas arahan Plt Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad lantaran faktor tertentu.

Ketua Mahkamah Partai DPP Gerindra Habiburokhman angkat bicara terkait kondisi ini. Dia mengatakan, secara normatif seorang Plt tidak punya wewenang untuk melakukan rotasi kelengkapan di DPRD.

“Enggak pas lah Plt Ketua DPD melakukan rotasi pimpinan kelengkapan dewan. Kalau boleh tak boleh normanya tak sedetail itu mengaturnya,” jelas Habiburokhman dikonfirmasi sejumlah wartawan awal pekan kemarin (5/1/2021).

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, Plt Ketua DPD hanya bertugas untuk urusan administrasi. Tak boleh membuat kebijakan strategis sampai ditetapkan sebagai ketua definitif.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad membantah. Tidak ada tendensi pribadi dalam pergantian ini. Pergantian ini kata dia adalah hal yang biasa sebagai penyegaran oleh DPD untuk maksimalkan kinerja anggota Fraksi Gerindra.

Mutasi jabatan yang dilakukan Gerindra disebutnya sebagai bentuk penguatan komisi. Usai tak menjabat Ketua Komisi C, Fawait bergeser menjadi Anggota Komisi A yang membidangi pemerintahan.

“Ini hal biasa di DPRD Jatim yang kita lakukan. Ini lebih efektifkan kinerja anggota partai. Ini sebagai bentuk tour of duty. Para pimpinan dan anggota komisi kepanjangan fraksi dan partai, bagian startegi dalam penguatan di masing-masing komisi. Keputusan ini telah dikaji mendalam dan sudah dikonsultasi ke DPP,” ujarnya, Jumat (8/1/2020).

Diketahui, partai Gerindra melakukan pergeseran kadernya di Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Unsur pimpinan Komisi C yang sebelumnya ditempati, M. Fawaid diganti oleh rekannya anggota Fraksi Gerindra Hidayat.

Pergantian yang dilakukan tersebut dinilai cukup cepat. Mengingat masa kerja pimpinan komisi yang baru satu tahun dari satu periode anggota dewan. Apalagi M. Fawaid sebagai Ketua Komisi C dinilai cukup vokal mengkritisi Pemprov Jatim termasuk keberadaan BUMD Jatim.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *