Perkembangan COVID-19 Di Kabupaten Probolinggo Masih Dinamis

  • Whatsapp

Peta terbaru pantauan perkembangan penanganan Covid -19 di Jawa Timur , Kamis (26/3/2020).

KabarRakyat.ID – Status orang dalam pemantauan (ODP) penyebaran virus Corona di Kabupaten Probolinggo terindikasi bertambah menjadi 70 orang,Kamis (26/3/2020). Sementara untuk status Pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 3 orang yang terus terpantau Satuan tugas (Satgs) Covid -19 kabupaten Probolinggo.

Perubahan angka jumlah orang dalam pantauan (ODP) terpantau dinamis oleh satgas Covid 19. Pergerakan angka ODP disebabkan banyak faktor pemicunya, orang mengalami gangguan kesehatan oleh penyakit lain juga dipantau . Namun ODP belum bisa dikatakan positif, sebelum dilakukan pemeriksaan lebih jauh oleh tim medis melalui uji laboratorium lanjutan.

“Angka ODP sampai hari ini berjumlah 70 orang yang terpantau. Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan ini namun belum tentu dikatakan positiv Corona, sebab ada prosedur medis yang harus diallui sebelum status positip ditetapkan. Yang terpentig masyarakat harus ikuti anjuran pemerintah dengan cara mengisolasi secara mandiri, hidup sehat, menjaga kebersihan gunakan antiseptic saat cuci tangan pakai masker jika sakit dan berusaha tidak keluar rumah jika tidak sangat penting. Dan segera berobat ke dokter atau medis terdekat jika kondisi tubuh tidak sehat,” kata dr.Anang Budi Yoelijanto,Kamis (26/3/2020).

Jumlah PDP hingga hari ini tercatat 3 orang dalam penanganan tim dokter di RS Sidorajo dan RSSA di Malang, Dan Satgas Covid 19 masih menunggu hasil untuk diverifikasi statusnya.

Sempat berdesar kabar ada balita berumur3 tahun asal Sukapura meninggal karena Covid 19 dr.Anang menegaskan, berita tersebut hoax. ” Setelah kami konfirmasi berita itu hoax Tim Satgas 19 bekerja sistimatis dan memiliki SOP dalam setiap penanganan kasus Corona” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo yang setiap hari memberikan rilis resmi kepada wartawan melalui Dinas Kominfo.

Terkait bantuan APD dari Provinsi Jawa Timur, Dinkes kabupaten Probolinggo, sudah menerima dua hari yang lalu . Dan APD akan digunakan untuk semua fasilitas kesehatan. Bahkan ada pihak-pihak donutor yang juga akan membantu jika APD dirasakan kurang.

“Yang diharapkan pemerintah masyarakat harus sadar atas ancaman nyata virus Corona dan bersedia secara iklas mengikuti anjuran pencegahan yang sudah banyak disampaikan melalui informasi yang sudah kami sebarkan secara luas,” himbau dr. Anang Budi Yoelijanto.

 

Reporter : Richard
Editor      : Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *