Pertapa Asal Lamongan Tewas di Alas Purwo

Foto: Petugas mengevakuasi korban meninggal dari Alas Purwo

Foto: Petugas mengevakuasi korban meninggal dari Alas Purwo

KABARRAKYAT.ID – Tubagus Joko (56) seorang pertapa asal Dusun Made Kidul, Desa Made Kecamatan/Kabupaten Lamongan meninggal dunia di gua macan di dalam kawasan hutan alam, Taman Nasional Alas Purwo. Sebuah tempat terkenal angker dan sering dijadikan tempat ritual oleh pertapa senior.

Titik lokasi korban meninggal di Taman Nasional Alas Purwo masuk wilayah Resort Pancur dekat gua macan, Dusun Kutorejo, Desa Kalipait Kecamatan Tegaldlimo.

Menurut keterangan saksi bernama Agus (35) warga Kabupaten Ponorogo rekan korban yang melakukan ritual di masuk ke Alas Purwo pada hari Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, korban datang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio.

Korban meminta saksi bernama Agus agar mengantar korban kelokasi tempat bertapa atau menyendiri ditengah hutan. Korban sempat mengeluh diare, selain itu korban tidak mau makan saat dibulan puasa tersebut. Selanjutnya saksi rekan korban disuruh kembali ke pancur oleh korban,”akunya.

Seorang lelono yang juga melakukan ritual dialas purwo itu bernama Arif (40) asal Desa Genteng Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi saat berjalan di hutan ada orang yang terlentang dan dipanggil berkali – kali tidak menjawab.

Arif langsung mendekati orang yang terlentang tersebut. Arif saat mendekati orang tersebut kaget bukan main, wajahnya sudah krubuti lalat hijau. Akhirnya Arif melaporkan kejadian ini ke petugas Taman Nasional Alas Purwo, selanjutnya petugas Alas Purwo bernama Sumarni, 52 langsung menghubungi Polsek setempat.

Rombongan Petugas Polsek Tegaldlimo dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Priyono, S.H, M.H, Kanit Reskrim IPDA Wiknyo Asmoro, Babin Kamtibmas serta Bhabinsa Desa Kalipait dan tim medis dari Puskesmas. Pihak tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dalam pemeriksaan pihak tim medis tidak ditemukan luka, diperkarakan korban mengalami dehidrasi berat.

“Lanjut Kapolsek, AKP Priyono, S.H, M.H korban langsung dibawa kerumah sakit umum Blambangan Banyuwangi untuk diotopsi. Selain itu petugas juga menemukan dompet milik korban yang berisikan uang identitas korban. Tas yang diduga milik korban juga ditemukan petugas berisikan makanan serta barang bekal diantaranya pisau, senter 2 buah henpon dan obat – obatnya,” tambah Kapolsek.

Reporter : Siswanto

Editor     : Setiawan

banner 970x90









Loading...

#alas purwo #Banyuwangi #pertapa meninggal

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 800x600)

    Tinggalkan pesan