Friday, October 30, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Perupa Banyuwangi On The Spot di Pameran Kepurbakalaan

Perupa Banyuwangi On The Spot di Pameran Kepurbakalaan

REPORTERYusuf
- Advertisement -
Lukisan Penari Gandrung Dikoleksi Maestro S. Yadi K

KABAR RAKYAT – Atraksi Lukis on the spot mewarnai malam kedua Pameran Kepurbakalaan di halaman Peringgitan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Jum’at (4/9).

Para perupa dengan mahirnya memainkan kuas diatas kanfas. Mereka sengaja mengambil obyek dua orang penari Gandrung, yang merupakan icon Bumi Blambangan, Banyuwangi.

Suasana Pameran Kepurbakalaan di Banyuwangi bertambah perhatian pengunjung disaat empat seniman perupa melakukan on the spot.

Dua penari Gandrung postur menarik itu menjadi obyek lukisan menggunakan atribut lengkap pakaian tari gandrung hingga menambah kuat susana pameran kepurbakalaan.

Banyuwangi dengan Ragam adat budaya dengan suku osing sebagai penduduk asli memang kental dan kuat memegang tradisinya.

Gandrung adalah icon budaya banyuwangi yang merupakan seni tari asli suku osing yang biasa ditampilkan dalam tarian penyambutan bagi tamu-tamu yang datang berkunjung ke Banyuwangi. Itu sebagai bentuk penghormatan.

Seni Suku osing dan Gandrung juga biasa di gelar saat acara acara ritual adat, maupun kegiatan pesta hajatan sampai dengan festival tarian gandrung bisa hadir dan tetap enak dinikmati disetiap moment.

Sejak jaman sebelum kemerdekaan hingga sekarang, Tarian Gandrung menjadi penguat identitas kebudayaan.

“Sengaja kami mengambil tema Gandrung sebagai icon budaya asli Banyuwangi. Terkait seni budaya yang erat kaitanya dengan jejak sejarah peradaban,” ujar N. Kojin perupa, salah satu seniman tangguh di Langgar Art pimpinan Imam Maskun juga binaan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin.

Karya on the spot perupa Banyuwangi, beberapa karya perupa berhasil dilelang dan diburu pengunjung kolektor lukisan.

“Alhamdulillah karya lukis on the spot saya dan kawan kawan bisa di Nikmati pengunjung pameran. Karya saya malam ini dikoleksi sang maestro pelukis S. Yadi K,” pungkas N. Kojin.

 

Atas dasar nilai seni tinggi seni budaya yang membuat para maestro perupa Banyuwangi mengabadikan langsung dalam moment on the spot di Pameran Kepurbakalaan Banyuwangi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca