Petahana Arifin – Syah Gelar Open House di Pendopo

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Setelah diunggulkan hitung cepat lembaga survey 9 Desember. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin – Syah Natanegara juga melihat real count tim BSPN pengurus DPC PDIP.

Sebagai rasa syukurnya kepada masyarakat pendukungnya Arifin menggelar open house di Pendopo Kabupaten, Manggala Praja Nugraha. Kamis (10/12).

Bacaan Lainnya

Open house dibuka mulai pukul 13.00 wib, dengan hidangan dari pedagang kaki lima dan sebelum open hause dibuka, sudah banyak kelompok masyarakat yang hadir kependopo untuk menunggu antrian.

Open house digelar secara terbatas dan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan yaitu undangan dibatasi 50 orang per shif dan undangan wajib memakai masker.

Seperti diketahui, berdasarkan data laporan dari saksi Badan Saksi Pemilu Nasional ( BSPN ) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Pasangan Ipin-Syah meraih suara 258.464 atau 68,20 persen. Sementara rivalnya, Alfan-Zaenal hanya meraih suara 120.508 atau 31,80 persen.
Pasangan Mochamad Nur Arifin – Syah Mochamad Natanegara, yang merupakan calon petahana, diusung 7 partai politik antara lain Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PDIP, PPP serta Partai Hanura, ditambah 4 partai politik non parlemen: Partai Perindo, Partai Berkarya, PSI dan Partai Garuda.

Dalam keterangannya melalui zoom metting karena ada tugas diSurabaya, Arifin sangat berharap, biarpun tatap muka digelar jarak jauh, semoga bisa mengobati kerinduan masyarakat Trenggalek.

” Saya mengucap terimakasih kepada masyarakat Trenggalek, yang telah memberi kepercayaan kepada incumbent untuk melanjutkan kembali memimpin Trenggalek periode 2021 – 2024,”

“Saya sangat merasakan betul getarannya, saya sama isteri tidak berhenti meneteskan air mata, terenyuh karena bapak ibu telah memberikan kepercayaan yang begitu luar biasa kepada kami,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Arifin berpesan agar seluruh masyarakat Trenggalek menyambut kemenangan ini dengan bersama sama membangun Trenggalek lebih baik dari sekarang.

“Ini bukan akhir, ini bukan perayaan, tetapi ini adalah pintu masuk untuk menuju kebahagian yang sesungguhnya yaitu kebahagian rakyat,, membangun Trenggalek lebih meroket dari sebelumnya” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *