Kamis, November 26, 2020
Beranda EKONOMI Petani di Sampang Tidak Paham Kartu Tani untuk Apa

Petani di Sampang Tidak Paham Kartu Tani untuk Apa

REPORTERJamaluddin

KABAR RAKYAT – Kartu Tani yang di programkan Kementrian Pertanian (Kementan) sebagai syarat penebusan pupuk bersubsidi masih membingungkan masyarakat petani di Kabupaten Sampang.

Kebingungan petani disebabkan masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan cara pengajuan pendaftaran Kartu Tani yang berdasar elektrik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Saat Media Kabar Rakyat berbincang dengan Suma Petani di Kecamatan Camplong mengatakan, terkait Kartu Tani dirinya masih belum paham meski begitu dirinya sudah mengajukan untuk memperoleh Kartu Tani.

Baca : PLN Peduli, Bantu Bibit Lobter dan Kerapu ke Pengerambah

“Saya kemaren sudah mengajukan untuk dapat kartu tani melalui perangkat desa, tapi kenapa kok saya tidak mendapatkan. Sedangkan petani lainnya ada yang dapat. Kartu Tani bentuknya seperti apa, saya belum tahu. Manfaatnya dimana saya tidak pernah tahu juga,” kata Suma, Sabtu (24/10/2020).

Plt. Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Suyono mengatakan manfaat Progaram Kartu Tani untuk menebus pupuk besubsidi, sedang masyarakat memperoleh Kartu Tani harus terdaftar di kelompok Tani.

“Jadi program kartu tani ini dari Pemerintah Pusat, berguna untuk syarat dapatkan Kartu Tani. Caranya, masyarakat harus masuk atau terdaftar dalam kelompok tani karena program ini bukan untuk perorangan,” ucapanya.

Baca : Kejaksaan Trenggalek Selesaikan Kasus Penganiayaan Dengan Restoratif

Suyono juga menjelaskan jika petani belum terdaftar di Kelompok Tani, masyarakat bisa datang ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), membawa Fotocopy KTP dan Fotocopy KK, nantinya BPP akan masukan Kelompok Tani terdekat.

“Kalo sudah penuhi syarat, tapi belum juga dapat kartu Tani, coba entry data ke BPP. Apakah datanya sudah masuk apa tidak,”imbuhnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca