Petani Kopi di Krucil Ingin Punya Koperasi Khusus

66 views
Koperasi petani kopi

Foto : Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab.Probolinggo monev usaha kopi Krucil.

KabarRakyat.ID – Tingginya penikmat kopi yang cukup signifikan di kalangan orang muda dan besarnya peluang pasar mendorong penguatan modal petani kopi. Mensiasati itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo mendorong petani khusus kopi membentuk badan usaha koperasi.

Badan usaha berbentuk koperasi dinilai paling pas untuk mendorong tumbuhnya sektor usaha di pedesaan. Selain berasas gotong – royong, pengelolaan manajemen koperasi yang profesional memberikan nilai tambah bagi anggotanya.

Penguatan usaha Koperasi yang melahirkan banyak keuntungan usaha mikro di pedesaan, keberadaan koperasi menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal. Sukses koperasi susu KUD Argopuro di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur, yang beranggotakan lebih dari 2000 petani menjadi potret keberhasilan usaha melalui koperasi.

Potensi besar di Kecamatan Krucil tidak hanya susu segar. Daerah ini juga penghasil Kopi terbesar di Probolinggo yang memiliki rasa yang unik.

” Keberhasilan koperasi susu di Krucil menjadi contoh bagaimana usaha petani membangun usahanya secara gotong-royong dan dikelola secara profesional. Model ini harus ditiru oleh petani kopi di Krucil agar bisa sama-sama tumbuh menjadi sektor usaha pertanian yang maju. Tugas kami memfasilitasi agar ada koperasi khusus kopi”, kata Anung Widiarto Kadis Koperasi dan Usaha Mikro,Rabu (11/9/2019).

Potensi kopi yang cukup besar di Krucil belum dikelola melalui badan usaha sehingga hasil kopi dan pemasaran belum maksimal. Adanya koperasi akan mendorong petani kopi lebih inovatif dan berdaya saing.

Menyikapi tentang perkembangan komoditas kopi Krucil dewasa ini, Anung juga mengaku telah banyak mendengar keluhan para petani kopi Kecamatan Krucil. Dimana sampai saat ini mereka masih mengandalkan keberadaan tengkulak kopi yang banyak berasal dari daerah lain dengan penentuan harga yang dianggap merugikan petani.

“Memang jalan terbaik yang menguntungkan bagi petani kopi adalah adanya fasilitas KUD Kopi, karena UMKM kopi sudah banyak bermunculan disini. Akan kita tindak lanjuti permasalahan tersebut supaya petani kopi kita kedepan juga mempunyai koperasi khusus, jadi bisa satu pintu untuk pelayanan penjualan kopi Krucil,” tandasnya.

Rencana ini rupanya diamini Satya Bayu Utama, pengembang wisata edukasi “Coffee Experience” sekaligus owner produk kopi “Son Coffe” Desa Bermi yang saat itu dikunjungi tim monev Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. Sebagai salah satu pengusaha dan petani kopi, pihaknya sudah sangat lama mengharapkan adanya KUD Kopi ini.

Menurut Bayu, hal ini sangat layak untuk dipertimbangkan pasalnya mayoritas petani kopi Krucil kini sudah teredukasi dengan baik tentang pengelolaan dan budidaya tanaman kopi. Intinya dibalik kualitas dan cita rasa kopi Krucil itu pasti diawali dengan pengelolaan pasca panen yang tepat.

Reporter: Richard

Editor: Choiri

#kopi krucil #pencinta kopi #petani kopi #baresta #kopi khas

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply