Pidkor Polres Banyuwangi Usut Dana Kanggo Riko

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya

Foto: Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya (dok/kabarrakyat.id)

KABARRAKYAT.ID – Pidkor Reskrim Polres Banyuwangi terus usut pengaduan dugaan penyelewengan dana program kanggo riko di Desa/Kecamatan Pesanggara, Banyuwangi. Hingga kini, sudah 8 (delapan) orang sudah dipanggil dan diminta menghadap penyidik.

“Sementara ini kami sudah memeriksa 8 orang. Mereka diperiksa pada bulan lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya saat dihubungi Kabarrakyat.id, Jum’at (5/4/2019).

Adanya temuan dugaan penyelewengan dana bantuan yang dikucurkan Pemkab Banyuwangi ini, tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke desa-desa lainnya yang menerima bantuan Progam Kanggo Riko.

Baca juga:

Dalam program tersebut, Pemkab Banyuwangi menggelontorkan dana penguatan ekonomi untuk 1.160 rumah tangga miskin (RTM) yang sedang merintis usaha atau berniat meningkatkan usahanya. Per RTM mendapat Rp 2,5 juta, disesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka.

Tahap awal, program ini dilaksanakan di 29 desa. Anggarannya diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Banyuwangi. ADD adalah penyokong Dana Desa (DD) dari APBN. Pada 2018, anggaran untuk 189 desa di Banyuwangi Rp 316,34 miliar, terdiri atas ADD (APBD Banyuwangi) Rp 148,63 miliar dan Dana Desa (APBN Indonesia) Rp 167,7 miliar.

Reporter : Fattahur

Editor : Choiri

banner 970x90









Loading...

#Banyuwangi #dana stimulan #Program Kanggo Riko

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply