Plh. Sekdaprov Jatim Heru Hadiri KLB PSSI 2021 di Hotel Sheraton

  • Whatsapp

Plh. Sekdaprov Heru : Gubernur Khofifah Dukung Seluruh Kegiatan Cabor di Jatim

KABAR RAKYAT – Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Heru Tjahjono menegaskan bahwa Pemprov Jatim sangat mendukung seluruh kegiatan cabang olahraga (Cabor) di Jawa Timur untuk terus berprestasi. 

Pemerintahan yang dibawah komando Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak itu terus berkomitmen untuk memajukan seluruh Cabor. 

Bacaan Lainnya

“Satu hal yang menjadi catatan bahwa Ibu Gubernur mendukung penuh seluruh cabor di Jatim,” ujar Plh. Sekdaprov Heru Tjahjono saat menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Jatim 2021 mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Hotel Sheraton, Sabtu (27/3). 

Heru, sapaan akrabnya menyampaikan, salah satu bentuk dukungan yang diberikan Pemprov Jatim bagi para atlet seluruh cabor adalah dengan dialokasikannya anggaran secara maksimal kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. 

“Dana yang diberikan cukup besar agar para atlet bisa berprestasi sekaligus menyiapkan agenda PON (Pekan Olahraga Nasional) di Papua,” ujarnya. 

Sementara itu, KLB PSSI Jatim 2021 yang dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali juga dihadiri Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua PSSI Cucu Soemantri, Plt. Sekjen PSSI Yunus Nusi, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh UB, Wakil Ketua PSSI Jatim Wardy Azhari Siagian, Sekretaris PSSI Jatim Amir Burhanuddin, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak serta Ketua Harian KONI Jatim Muhammad Nabil. 

Pada kesempatan itu, Menpora Zainudin Amali menyampaikan, bahwa pihaknya bersama PSSI berupaya agar Provinsi Jatim mendapat perhatian dan ketepatan untuk berbagai kegiatan olahraga.

“Hanya saja, saat ini masih Covid-19, maka belum memungkinkan. Tolong sampaikan pesan ini ke Ibu Gubernur dan Wali Kota Surabaya,” ungkapnya. 

Menurutnya, potensi olahraga di Jatim khususnya sepak bola sangat tinggi. Maka dari itu, ia meminta pemerintah daerah meliputi Gubernur, Wali Kota dan Bupati memiliki gairah untuk sepak bola.

“Kalau demikian, saya pastikan sepak bolanya bakal hidup. Saya yakin sepak bola di Indonesia, diawali dari sepak bola di Jatim. Kalau sepak bola Jatim maju, pasti sepak bola nasional bakal maju,” jelas Zainudin. 

Lebih lanjut, Zainudin kembali meyakinkan bahwa sepak bola di Jatim memiliki potensi serta pengaruh yang luar biasa. Hal itu, kata dia, dibuktikan ketika Jatim bakal dijadikan tempat perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2023, yakni di Gelora Bung Tomo serta lapangan-lapangan pendukung lainnya di Jatim. 

“Diantara lapangan-lapangan pendukung yang ada di Jatim, menurut saya lapangan di Kabupaten Bangkalan, Madura paling indah di seluruh republik ini karena ada bebek sinjay,” kata pria kelahiran Gorontalo tersebut. 

Zainudin kembali berpesan, bahwa keberadaan sepak bola di tanah air sangat penting dan memiliki pengaruh di sektor ekonomi. 

“Informasi dari PSSI dan LIB (Liga Indonesia Baru), setahun kita kehilangan Rp. 3 Triliun karena sepak bola di tanah air berhenti,” tegasnya. 

Oleh karena itu, Zainudin mengajak semua pemangku kepentingan membangkitkan kembali sepak bola di Indonesia sehingga geliat ekonomi dapat tumbuh.

“Masyarakat punya tontonan, stakeholder, pemilik klub, pemain, pelatih dan seluruh yang terlibat di kegiatan sepak bola juga mampu menghidupkan denyut perekonomian,” pungkasnya.*

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *