Polda Jatim Minta Info Terduga Teroris Pogar Bangil

147 views
banner 468x60)

banner 468x60)

Identitas terduga teroris, Bangil, Pasuruan (ft. Ist)

KABARRAKYAT.ID – Terduga teroris pemilik bom Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Anwardi pria kelahiran Serang Banten, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten hingga kini dalam pengejaran tim Densus 88 Polda Jatim. Bahkan Polda Jatim telah merilis foto terduga di saluran media sosial.

Kasus ledakan bom di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan langsung mendapat perhatian langsung kapolda jatim Irjen Machfud Arifin. Dua jam usai kejadian Kapolda Jatim ini langsung mengendalikan TKP di Pogar, Kamis (5/7/018).
Terkait terduga sendiri Polda Jatim langsung menyebarkan foto terduga teroris tersebut di media sosial.

Tim anti teror dilokasi kejadian bom rakitan meledak

Tim anti teror dilokasi kejadian bom rakitan meledak

“Kami sudah mengidentifikasi wajah pelaku seperti di KTP-nya. Harapannya masyarakat jika melihat ciri-ciri terduga bisa segera menghubungi polisi. Tidak perlu evoria warga menangkap sendiri biarkan polisi yang mengambil tindakan hukum”, kata Kombes. Frans Barung Mangera, Kamis (5/7/2018).

Polda Jatim menghimbau masyarakat bekerjasama untuk menangkap terduga bom Pogar tersebut dengan memberikan informasi.
Terduga sendiri saat kabur dari kampung Pogar sempat dikejar-keja warga. Malah warga sempat menembak pelaku dengan senapan angin. Kabarnya sempat mengenai terduga teroris tersebut.

Baca juga: Bom Rakitan Meledak Dirumah Terduga Teroris Bangil

Sementara itu, polisi masih menjaga ketat lokasi bom meledak di RT. 01, RW 01 Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil. Meski bom yang meledak tergolong berdaya ledakan rendah. Akan tetapi cukup jelas terduga bakal menebar teror di Jawa Timur.

Seperti diberitakan, Ledakan empat bom rakitan terjadi, di rumah terduga teroris, Jalan Pepaya RT 01 RW 01, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada, pukul 12.15, Kamis (5/7/2018). Bayi berumur 2 tahun anak terduga mengalami luka parah akibat ledakan bom.

Awalnya warga mengira rumah yang dikontrak Anwardi, terduga teroris elpiji meledak. Ledakan itu membuat warga sontak mendekati rumah kontrakan tersebut.

Begitu warga masuk sudah melihat bayi berumur 2 tahun menangis dengan kondisi wajah penuh darah. Saksi mata Didik (50) mengatakan, sempat bertanya kepada terduga, terkait ledakan itu.

“Saat kami bertiga masuk kondisi anaknya sudah penuh luka. Wajahnya hitam istrinya keluar dari kamar dan mengangkat bayinya. Kami berniat menolong korban. Tapi anehnya bau asap bukanlah tetapi mirip petasan”, ungkap Didik saksi mata kejadian ledakan bom rakitan tersebut.

Reporter: Richard

Editor: Choiri

banner 468x60)

# teroris # bom teroris meledak di Bangil # Polda Jatim

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply