Jumat, November 27, 2020
Beranda BERITA UTAMA Polisi Gunakan Water Canon Hadapi Demo Lanjutan Omnibus Law Di Banyuwangi

Polisi Gunakan Water Canon Hadapi Demo Lanjutan Omnibus Law Di Banyuwangi

REPORTERFatthur

Polisi lakukan pendinginan aksi demo tolak UU cipta kerja, Kamis (22/10/2020).(Ft.fat)

KABAR RAKYAT – Aksi demo lanjutan tolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Banyuwangi sempat memanas. Belasan pendemo  sempat diamankan polisi lantaran berupaya memprovokasi aksi demo mahasiswa, Kamis (22/10/2020).

Massa melempari petugas yang melakukan pengamanan dengan batu dan botol mineral. Tidak hanya itu, massa juga merangsek masuk ke dalam gedung setelah merobohkan pintu pagar besi Gedung DPRD Banyuwangi.

Aksi saling dorongan antar pendemo dan aparat pun tidak dapat terhindari. Para pendemo seketika berhamburan saat polisi menghalau. Aksi mahasiswa yang mulai memanas pun sontak mereda setelah polisi melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air menggunakan water canon. Disisi lain, petugas dengan sigap langsung mengamankan, sejumlah pendemo yang diduga menjadi provokator.

Secara umum kondisi keamanan mampu dikendalikan petugas. Hanya pintu pagar gedung DPRD Banyuwangi rusak akibat aksi dorong mahasiswa. Polresta Banyuwangi merespon secara terukur aksi demo penolakan omnisbus law. Alhasil, aksi demo berakhir dengan damai dan aman.

“Hingga kini kami masih mendata jumlah pendemo yang telah diamankan.  Secara keseluruhan aksi demo mahasiswa tolak UU Cipta Kerja masih dalam batas kewajaran. Situasi mampu dikendalikan secara penuh ” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin di sela-sela pengamanan aksi demo.

Sejumlah orang yang diduga sebagai provokator sempat diamankan di Gedung DPRD untuk dimintai keterangan polisi atas upaya provokasi yang berlebihan.

” Tindakan itu diambil aparat keamanan dalam mengantisipasi ulah provokator yang sengaja membuat kondisi Banyuwangi tidak kondusif,” tutup Kapolresta Banyuwangi Kombes.Pol. Aan Asmara Syarifuddin.

Sejumlah mahasiswa mengakhiri aksi dengan aksi damai. Bahkan, sejumlah mahasiswi kembali turun ke jalan untuk memunguti sampah para pendemo.

Hingga berita ini ditulis situasi di kota Banyuwangi kembali kondusif. Bahkan, usai mengamankan aksi demo Kapolresta Banyuwangi menemui sejumlah mahasiswa dan dosen di depan kampus Untag Banyuwangi. Mereka saling menyapa dan melambaikan tangan.

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca