Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Balita

Banyuwangi, Polisi melakukan rekonstruki kasus penganiayaan dan terbunuhnya balita Alesha Keisha Ardani, (2). Dengan alasan keamanan, reskonstruksi kasus ini tidak dilakukan lokasi sebenarnya. Penyidik memilih melakukan rekonstruksi di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Banyuwangi.

Rekontruksi dilaksanakan pada Rabu (8/11) sore. Dalam rekonstruksi tersebut, ada 12 adegan yang dipegakan pelaku. Dari rekonstruksi tersebut kronologis peristiwa penganiayaan semakin jelas. Mulai dari tersangka yang menjantur korban hingga mengenai hantungan baju dari besi dan tempat tidur dari kayu.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi menyatakan, dari hasil rekontruksi yang dilakukan, semuanya sudah bersesuaian dengan keterangan tersangka dalam pemeriksaan. Semua kejadian yang diperagakan sudah sesuai dengan keterangan dalam penyidikan. “Rekonstruksi berjalan lancar, semua sudah bersesuaian dengan hasil pemeriksaan,” jelasnya kemarin (9/11).

Mengenai motif penganiayaan hingga merenggut nyawa balita itu, menurut Sodik, sejauh ini murni karena tersangka saat itu kesal kepada korban. Sebab tersangka mengaku saat itu sedang kelelahan. Sehingga akhirnya melakukan penganiayaan tersebut.

Mengenai dugaan tersangka sakit hati karena beberapa kali tidak mendapatkan ongkos mengojek ibu korban, menurut Sodik sejauh ini dirinya belum melihat motif tersebut. Namun pihaknya mengaku masih terus mendalami kasus ini. “Sejauh ini tidak kita temukan motif lain, murni karena tersangka dalam keadaan lelah sehingga melakukan penganiayaan tersebut,” tegasnya.

Reporter : Hujaini

banner 970x90









Loading...
Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply