Sunday, September 27, 2020
Home PERISTIWA HUKUM Polres Kediri Gelar Operasi Yustisi, Tak Bermasker Denda Rp. 20 ribu Hingga...

Polres Kediri Gelar Operasi Yustisi, Tak Bermasker Denda Rp. 20 ribu Hingga Rp 25 ribu

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Penegak hukum di Kabupaten Kediri gelar operasi yustisi pelanggaran protokol kesehatan (Prokes). Penegakan hukum di masa pandemi COVID-19 ini, dikomando Kepolisian, Polres Kediri melibatkan TNI, Satpol PP bersama Kejaksaan dan Pengadilan Negeri.

Bagi warga Kediri terjaring petugas Yustisi karena pelanggar protokol kesehatan tidak bermasker langsung ikut sidang ditempat, dan berlaku sanksi denda antara Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu, Selasa (15/9).

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengungkapan sudah memiliki payung hukum mengenai sanksi denda dan hukuman. Yaitu Perda No 2 tahun 2020, yakni perubahan Perda No. 1 tahun 2019 mengenai Peraturan Protokol Kesehatan.

Baca: Tiga Gelandangan ODGJ Hidup di Kolong Jembatan Purwoharjo Belum Diurus Negara

“Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan, Pemprov. Jatim menerbitkan peraturan daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020,” ungkap AKBP Lukman

Penegakan hukum di masa pandemi COVID-19 sesuai anjuran presiden dan turunannya di lanjutkan Pemprov Jatim dan Pemkab Kediri dianggap penting. Demi menghentikan penyebaran COVID-19 pada masyarakat.

Sidang di tempat bagi pelanggar Prokes, dilakukan bersama Kejaksaan dan Pengadilan Negeri dengan membayar denda sebesar Rp 20.000 sampai Rp 25.000 bagi pengguna jalan tidak pakai masker.

Baca: Walikota Probolinggo Gelar Apel Pastikan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Diterapkan

Meski demikian, mulai awal operasi yustisi kemarin hingga hari kedua ini masih banyak ditemukan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. “Operasi ini bagi pelanggar langsung di sidang di tempat,” jelas AKBP Lukman.

Selanjutnya kegiatan ini dilakukan dengan cara hunting sistem setiap siang dan malam. Sasaran dari operasi ini adalah terutama tempat berkumpulnya masyarakat seperti pasar dan Kafe.

Kemudian akan terus dilakukan sampai masyarakat sadar  akan pentingnya aturan protokol kesehatan. Yang melindungan seluruh warga masyarakat.

Baca: Jumlah Orang Meninggal Karena COVID-19 di Banyuwangi Bertambah, Ini Peringatan

“Saya berharap dengan sanksi lebih tegas bisa memberi efek jera bagi masyarakat untuk bisa lebih sadar, tertib, dan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER