PPDB Sistem Zonasi Menuai Protes Dari Wali Murid

169 views
Wali Murid mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi

Foto: PROTES. Sejumlah wali murid protes karena anaknya memiliki prestasi tidak bisa mendaftar online karena radius rumahnya jauh dan tak masuk zonasi sekolah yang dituju.

KABARRAKYAT.ID – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuai kritik dan protes dari masyarakat. Perubahan ke sistem zonasi menjadi pemicunya, nilai mata pelajaran hasil ujian tak lagi menjadi patokan siswa untuk mendaftar ke sekolah yang diinginkan.

Sistem zonasi ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan.

Dalam Permendikbud juga dijelaskan, pendaftaran PPDB terdiri dari tiga jalur, yaitu jalur zonasi paling sedikit 90 persen, prestasi paling banyak 5 persen, dan perpindahan tugas orang tua paling banyak 5 persen. Alhasil banyak siswa cerdas yang telah menyiapkan diri untuk masuk sekolah yang diinginkan, terkendala aturan yang mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2019/2020 ini.

Jum’at (14/6/2019) saat PPDB tahap pertama, banyak dari orang tua siswa mengeluh dan protes ke Dinas Pendidikan setempat mengenai sistem penerimaan siswa yang baru ini.

Wali Murid mendatangi Dinas Pendidikan

Foto: ORANG TUA. Berjuang mencarikan anaknya sekolah yang memiliki kualitas, ditolak sistem pendaftaran online. Karena lokasi rumahnya tidak masuk dalam zonasi. Ia pun bersama istri dan anaknya mendatangi Dinas Pendidikan Kab. Banyuwangi. (Fathur)

Menanggapi keluhan terkait sistem yang baru tersebut, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs. Suratno menyampaikan, keluhan-keluhan dari wali murid maupun siswa ini sudah sempat dikonsultasikan kepada Kementerian

“Semua keluhan ataupun protes dari orangtua siswa ini, saya sudah lebih dulu menyampaikan permasalahan terkait zonasi ini ke Kementerian. Karena itu sudah menjadi aturan, ya harus dikerjakan dan dilakukan sesuai aturan tersebut. Dan apabila masyarakat mau protes, ya silahkan melakukan protes kepada Kementerian,” bebernya.

Memang saat ini, Suratno menambahkan, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang berupaya melakukan pemerataan kualitas pendidikan.

Reporter : Fattahur

Editor : Richard

#pendidkan #penerimaan peserta didik baru #PPDB #sistem zonasi #wali murid

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply