Produk UMKM Songgon Banyuwangi Mulai Digandrungi Konsumen Luar Daerah

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Usaha kue produksi UMKM Kecamatan Songgon Banyuwangi Jawa Timur semakin diminati konsumen dari luar daerah. Eksistensi produk skala home industri ini patut tetap bertahan di tengah pandemi Covid 19.

Kendati daya beli masyarakat menurun, tapi harus diakui sektor ekonomi mikro masih mampu bertahan meski omset tak sesuai harapan. Harus diacungi jempol UMKM di Songgon tetap bertahan dengan produk olahan kue kering.

Bacaan Lainnya

Pelaku UMKM, Tatik Sugiarti (45) salah satu pelaku industri kue rumahan bertempat di wilayah Dusun Pertapan Desa Sragi saat di wawancara Kabar Rakyat mengaku tetap optimis usaha berjalan meski tidak seperti masa sebelum Covid-19 ada.

“Untuk saat ini produksi kue ini terjual di luar Banyuwangi dan sebagian luar pulau Jawa. Meskipun orderan dari kalangan sendiri, teman-teman dan kerabat yang merantau. Tapi pesanan mereka bisa dipastikan rutin,” kata Tatik, Rabu (10/3/2021).

Diakui oleh Tatik, omset penjualan kue kering bikinannya turun hingga 60 persen saat pandemi Covid-19 melanda. Bahkan usahanya bisa membuka lapangan kerja baru dari tetangga sekitar.

Diungkapkan Tatik, situasi biasa sebelum pandemi dia mampu produksi 500 bungkus per-harinya. Jenis kue beragam, mulai dari kue kelemben khas Banyuwangi, Bangkiak, Ladrang, hingga Kue Kuping Gajah dan lainnya.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *