Selasa, November 24, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Program Tebar Ikan Terkendali Mampu Mengubah Pola Hidup Sehat

Program Tebar Ikan Terkendali Mampu Mengubah Pola Hidup Sehat

“Ide ini sangat bagus, warga sekitar sungkan buang sampah di kali”.

KABAR RAKYAT – Inovasi program Tebar Ikan Terkendali (Barkanli) di sungai-sungai di gagas Dinas Perikanan Banyuwangi berdampak besar perubahan pola hidup sehat. Salah satu efek Barkanli ini, berhasil mengubah kawasan sungai lebih bersih dan warga sekitar enggan buang sampah di sungai.

Contohnya di kawasan Kali Seng, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. Kali yang membelah dua pemukiman dipenuhi ratusan ikan nila. Banyaknya ikan yang berenang di sungai ini warga segan membuang sampah di sungai.

“Ide ini sangat bagus, bagaimana membuat warga sekitar sungkan buang sampah di sungai. Sungai yang dulunya kumuh kini menarik dan bersih,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Baca : BPD Tampo Belajar Pengolahan Limbah Organik di Sumbermulyo

Sebelumnya Bupati Anas juga mengunjungi program serupa di Lingkungan Pondakan, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi dan Lingkungan Manggisan, Banyuwangi. Warga memanfaatkan sungai di kawasan pemukiman menjadi tempat pembudidayaan ikan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melihat ide unik program Barkanli. (Ft. Istimewa)

“Dengan diubah menjadi lokasi penebaran ikan secara terkendali, maka otomatis warga akan ikut menjaga kebersihan sungai,”ujarnya.

Warga pun menjelaskan kepada Bupati Anas bahwa hampir setiap akhir pekan warga di sekitar sungai makan ikan bareng-bareng di sekitar situ. Ada yang dibakar, ada pula yang digoreng.

Baca : Ali Murtado Bersama 287 Pengikut Janji Kembali Ajaran ASWAJA

“Kami sering kok makan ramai-ramai di sekitar sini. Ikan yang sudah besar-besar, biasanya kami ambil untuk dikonsumsi ramai-ramai,” ujar salah seorang warga.

Kepala Dinas Perikanan, Hari Cahyo Purnomo, mengatakan potensi perikanan budidaya di kawasan ini merupakan salah satu upaya restocking terhadap potensi perikanan Banyuwangi.

“Ini adalah upaya restocking, agar persediaan ikan di Banyuwangi aman. Sebelumnya Banyuwangi sudah punya gerakan Masyarakat Pangan Mina Lestari (Gema Pamili) menuju eko wisata. Kami ingin terus kembangkan di semua sektor, baik di perikanan laut, pantai maupun darat. Sungai yang berda di kawasan permukiman, menjadi target utama kami,” kata Hari.

Baca : Komite Adat DKB : Masyarakat Adat Sudah Punya Bekal Untuk Hidup Mandiri

Hari menjelaskan saat ini ada belasan sungai yang menjadi sasaaran program. Ribuan ikan nila dan ikan tombro disebar kawasan kali. Selain menjaga kebersihan sungai, juga untuk meiningkatkan konsumsi di kalangan warga,” pungkas Hari.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca