Selasa, November 24, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Prostitusi Anak Bawah Umur Didalami, Pembujuknya Tak Ditahan

Prostitusi Anak Bawah Umur Didalami, Pembujuknya Tak Ditahan

REPORTERChoiri

KABAR RAKYAT – Kasus perdagangan dua anak di bawah terus didalami oleh penyidik Polresta Banyuwangi. Mereka dibujuk dan dijual oleh temannya sendiri yang kini ditetapkan sebagai pelaku anak. Meski begitu, sang pembujuk dua anak itu tak ditahan.

“Kita berhasil menangkap 3 pelaku. Salah satunya, ialah seorang gadis berusia 15 tahun,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin dikonfirmasi Kabar Rakuat, Sabtu (14/11/2020).

Yang bersangkutan, kata Kapolresta, sudah ditetapkan sebagai pelaku anak dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Kendati demikian, pihaknya tidak melakukan penahanan. Pihaknya berkoordinasi dengan Bapas untuk memberikan bimbingan.

“Untuk pelaku anak kita koordinasikan dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan) yang bertugas untuk memberikan bimbingan terhadap pelaku anak yang terjerat persoalan hukum,” ungkapnya.

Baca :

Menurut Kapolresta, pelaku anak ini berperan mencari daun muda yang akan dijadikan pelayan nafsu pria hidung belang.

“Perannya dia membujuk rayu dua korban yang masih di bawah umur, dengan menawari kerja di warung dengan iming-iming upah besar,” jelas Kapolresta.

Dua korban yang masih duduk di bangku sekolah ini tergiur, sehingga mau diajak oleh pelaku anak tersebut. Bukannya bekerja di warung, kedua korban justru dijual kepada seorang Mucikari berinisial MY (50) asal Kecamatan Singojuruh.

“Kedua korban sempat disekap dan tak diberi makan, hingga akhirnya mereka menuruti perintah Mucikari untuk melayani pria hidung belang,” tutupnya.

Polisi membongkar kasus perdagangan anak dibawah umur. Seorang muncikari dan satu anak dibawah umur diamankan. Keduanya diamankan aparat kepolisian setempat diduga terlibat dalam kasus penjualan dua anak di bawah umur. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan satu orang, yang menggunakan korban dalam prostitusi anak di bawah umur.

Muncikari yang diamankan adalah MY (50) warga Kecamatan Singojuruh dan SW (56) warga Kecamatan Genteng, sebagai pembeli. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Satu orang anak dibawah umur asal kecamatan Sempu, sebagai pembujuk dua korban ditetapkan sebagai pelaku anak.***

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca