Monday, September 21, 2020
Home JATIM KOTA PROBOLINGGO PT. KTI Meliburkan Aktifitas Gegara 8 Buruh Terinfeksi Covid-19

PT. KTI Meliburkan Aktifitas Gegara 8 Buruh Terinfeksi Covid-19

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Sebanyak 8 buruh atau karyawan PT. Kutai Timber Indonesia (KTI) Probolinggo, Jawa Timur terinfeksi Covid-19 setelah uji rapid test reaktif dan disusul uji swab testnya positif.

Untuk itu, managemen perusahaan modal asing asal Jepang ini meliburkan aktifitasnya. Tercatat tidak kurang 3800 pekerja di PT. KTI terpaksa di rumahkan selama dua minggu.

Executive Officer PT. KTI, M. Firdaus Jafar membenarkan dan terus koordinasi dengan gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Probolinggo.

Baca: Badan Musyawarah DPRD Trenggalek Rapat Raperda LPJ APBD 2019

“Karyawan memang kami liburkan, tapi sebelumnya kami berikan pembekalan. Untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing. Ini sudah bukan bicara karyawan kami tetapi, bagian proteksi dalam konteks lebih luas,” ungkap Firdaus, hari Rabu (8/7/2020).

PT. KTI sengaja meliburkan karyawan selama dua pekan sebagaimana standar WHO untuk karangtina.

Secara terpisah Kapolresta Probolinggo Kota juga Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19, AKBP.Ambaryadi Wijaya menjelaskan, meningkatnya pasien terkonfirmasi positip akibat arus urban buruh dari luar daerah.

[the_ad id=”29596″]

Menurut AKBP. Ambaryadi langkah percepatan pencegahan Covid-19 sejauh ini bekerja keras dengan berbagai pendekatan hingga tindakan medis namun tetap saja jumlah pasien kian hari bermunculan.

Baca: Pasien Positif Covid-19 di Situbondo Mencapai 131 Orang

“Probolinggo merupakan daerah transit begitu sedikit dibuka arus urban buruh tidak terhindarkan. Tidak sedikit dari mereka yang mengabaikan protokol kesehatan,” jelasnya.

“Ini salah satu penyebabnya himbaukan kami jelas gunakan masker, cuci tangan gunakan sabun pada air me ngalir, physical distancing dan sosialisasi covid -19 berbagai cara sudah kita tempuh”, ungkap AKBP. Ambaryadi Wijaya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER