Kamis, November 26, 2020
Beranda JATIM Rakor Bersama BNPB, Sekdaprov Jawa Timur Ingatkan Pentingnya Koordinasi Antar Pihak

Rakor Bersama BNPB, Sekdaprov Jawa Timur Ingatkan Pentingnya Koordinasi Antar Pihak

KABAR RAKYAT – Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono menyampaikan pentingnya koordinasi antar pihak dalam menangani pandemi COVID-19 di Jatim. Pasalnya, melalui koordinasi yang baik diharapkan dapat menekan laju peningkatan pandemi yang semakin hari meningkat.

“Tentunya ada hal yang perlu menjadi catatan adalah koordinasi antar pihak yang terus harus ditingkatkan,” kata Sekdaprov Heru Tjahjono saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo di Grand Inna Tunjungan, Surabaya, Kamis (16/7) malam.

Apalagi, sebaran Covid-19 yang terjadi di Jatim dinilai masih sangat tinggi. Hal tersebut perlu dilakukan upaya signifikan dalam menurunkan angka kasus konfirmasi dan angka kematian. Termasuk meningkatkan angka kesembuhan. “Ada hal-hal yang memang perlu dikoordinasikan untuk melakukan percepatan-percepatan penurunan Covid-19 di Jawa Timur,” tegas Heru.

Sekdaprov Heru kembali menyampaikan, salah satu upaya yang dilakukan adalah merevisi Perda no. 1 tahun 2019 tentang Ketertiban Umum. Dirinya berharap, revisi tersebut dapat dijadikan dasar atau referensi bagi Bupati/Walikota memberikan tindakan administrastif atau bahkan pidana bagi siapa saja yang melanggar aturan atau disiplin protokol kesehatan.

“Tentunya ini akan memberikan kekuatan kepada Bupati/Walikota untuk menyusun Perbup maupun Perwali dalam rangka menertibkan tentang disiplin dan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Heru menambahkan, upaya lainnya adalah dengan mengontrol isolasi mandiri yang dijalani para pasien terkonfirmasi. Karena menurutnya, hal tersebut juga dapat memicu terjadinya penularan Covid-19 jika isolasi mandiri yang dilakukan tidak sesuai standard.

“Isolasi mandiri ini harus di cek karena bagaimanapun juga kalau isolasi mandiri dengan rumah yang tidak betul-betul bisa memisahkan yang terkonfirmasi positif maka akan bisa menularkan,” imbuhnya.

Baca: Banyuwangi Zona Kuning, Kapolresta Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Baca: Percepat Penanganan COVID-19, Wagub Emil Harapkan Kesadaran Semua Pihak

Baca: Gunung Raung Erupsi, Kepulan Asap Capai 200 Meter

Untuk itu dirinya berharap, semua upaya penanganan Covid-19 di Jatim oleh Gugus Tugas Covid-19 dapat membuahkan hasil maksimal. Termasuk pembentukan Kampung Tangguh, Pondok Pesantren Tangguh, Pelabuhan Tangguh dan Terminal Tangguh. “Mudah-mudahan sekali lagi Covid-19 ini bisa lebih cepat untuk selesai,” harapnya.

Seirama dengan Sekdaprov Heru Tjahjono, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo pun berpesan agar semua pihak yang terlibat, baik dari TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Seperti membangun komunikasi serta berupaya memaksimalkan penanganan Covid-19.

[the_ad id=”29596″]

Letjen Doni Monardo menambahkan, prioritas penanganan Covid-19 di Jatim berada satu komando dibawah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II.

Prioritasnya meliputi 9 daerah diantaranya Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca