Rawan Roboh, Pohon Trambesi MH. Tamrin Dipotong

  • Whatsapp

BANYUWANGI – Sebatang pohon Trambesi dengan ukuran sedang di Jalan MH. Thamrin Lingkungan Gentengan Kelurahan Giri Banyuwangi miring dan hampir roboh ke jalan raya. Kemiringan pohon Trambesi tersebut sangat berbahaya bagi pengguna jalan karena letaknya berada di pinggir jalan raya.

Menurut salah satu warga setempat, Agus Hariyadi, pohon Trambesi itu miring sejak beberapa hari yang lalu. Dia menduga pohon itu miring akibat diguyur hujan lebat sejak beberapa hari ini.

“Saya khawatir pohon Trambesi itu roboh dan menimpa pengguna jalan. Soalnya jalanan cukup ramai,” kata agus kepada kabarrakyat.id dan beritarakat.id.
Agus berharap, petugas terkait menebang pohon Trambesi tersebut. Sebab jika dibiarkan, khawatir akan roboh ke jalan.

Hal serupa diutarakan Nina, warga Kelurahan Mojopangung. Dia mengaku sempat kaget melihat pohon Trambesi yang miring itu. Bahkan dia sempat berhenti tidak berani lewat karena takut tertimpa pohon itu.

“Saya tadi dari rumah kebetulan akan ke Pasar Blambangan. Pas lewat di sini saya lihat pohon Trambesi miring, lalu saya berhenti. Saya kira roboh makanya saya takut mau lewat,” ujar Nina.
Nina menyarankan sebaiknya pohon itu ditebang karena cukup berbahaya bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Karya Ir. H. Mujiono, MM, mengatakan akan segera melakukan pemotongan pohon yang miring tersebut. Tim reaksi cepat Dinas PU akan segera menuju lokasi dan melihat pohon tersebut.

“Iya betul ada laporan pohon Tranbesi miring di kawasan jalan MH Thamrin. Petugas kita akan menindaklanjuti laporan ini. Saya sangat berterima kasih atas kesigapan warga untuk melaporkan kejadian ini,” kata Mujiono.

Mujiono meminta kepada masyarakat, di musim penghujan ini untuk menghindari berteduh di bawa pohon besar, terutama pohon Trambesi. Karena cukup berbahaya dan rawan tumbang. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi memprediksi, wilayah Banyuwangi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

“Hujan di wilayah Banyuwangi berpotensi turun siang hingga malam hari, durasinya di awal musim penghujan ini terkadang sebentar sudah terang,” kata Prekirawan BMKG Banyuwangi, Yustotok.

Di awal musim penghujan ini, biasanya dibarengi dengan munculnya petir dan angin puting beliung. Untuk itu, Yustotok menghimbau untuk berhati hati bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya dalam beraktivitas, terlebih bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

“Saya himbau bagi masyarakat untuk tidak berteduh di bawa pohon karena cukup berbahaya,” pungkas Yustotok.

Reporter : Hermawan

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *