Kamis, November 26, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Refleksi 28 Oktober Pemuda Banyuwangi Tolak UU Cipta Kerja

Refleksi 28 Oktober Pemuda Banyuwangi Tolak UU Cipta Kerja

REPORTERAyu Nida

KABAR RAKYATAksi unjuk rasa para pemuda bergabung Alian Banyuwangi Bergerak (ABB) yang dikemas dalam bahasa refleksi 28 Oktober peringatan Hari Sumpah Pemuda, sembari suarakan ungkapan tolak pengesahan UU. Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Aksi unjuk rasa keempat kali tema UU. Cipta Kerja di Banyuwangi, di mulai dari pertigaan Untag Banyuwangi konvoi bersepeda motor melintas jalan protokol menuju Tugu Pancasila depan Pendopo Kabupaten, Sabha Swagata Blambangan, Rabu (28/10/2020).

Gabungan aksi deklarasi ini diikuti oleh kalangan mahasiswa dan para pelajar Banyuwangi. Puluhan pemuda menyuarakan aspirasinya dengan damai tanpa anarkis, meski teriakan isi penolakan UU Cipta Kerja pedas terdengar.

Baca : Peringati Hari Sumpah Pemuda,  PMII Bondowoso Gandeng Kapolres Gelar Baksos

Semangat kelompok menamakan diri Aliansi Banyuwangi Bergerak dengan Korlap M. Rizal Rofik disampaikan tanpa anarkis. Menariknya seorang wanita cantik perwakilan mahasiswa Untag Banyuwangi ikut sampaikan aspirasi.

Kali ini, ia menyuarakan atas nama perempuan Indonesia untuk tak mau kalah menyuarakan keresahan, adanya pengesahan UU Cipta Kerja, wanita yang terlihat berani satu ini mengkritisi tentang hak wanita yang perlu diperjuangkan.

Dengan lantang mahasiswi ini menyuarakan peran serta perempuan yang harus memperjuangkan hak-haknya. “Hidup perempuan Indonesia! Kita harus memperjuangkan hak perempuan dengan adanya UU Cipta Kerja,” teriak mahasiswi dalam aksi.

Baca : Pengrajin Telur Hias ‘Endog-endogan’ di Banyuwangi Banjir Berkah Maulid Nabi

Hingga berita ini ditulis situasi sekitar aksi deklarasi tersebut kondusif dalam pengamanan pihak Kepolisian, Polresta Banyuwangi yang mengawal konvoli di sepanjang jalan protokol.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca