Saturday, September 19, 2020
Home BERITA Rekanan Proyek Protes Kantor Layanan Pengadaan

Rekanan Proyek Protes Kantor Layanan Pengadaan

- Advertisement -

Kantor Bag. APLP kab. Trenggalek

KABARRAKYAT.ID, TRENGGALEK – Lelang proyek Pemkab Trenggalek dicurigai rekanan syarat penuh rekayasa. Itu diketahui setelah rekanan Sunyoto Direktur CV Pendowo, mendatangi kantor Bagian Adminitrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan (Bag. APLP) Kabupaten Trenggalek.

Pasalnya ia merasa telah di curangi dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa utamanya pada proses lelang Rehabilitasi Jaringan Irigasi Jabung Desa Karangan kecamatan Karangan kabupaten Trenggalek.

“Selaku rekanan merasa telah di curangi oleh kelompok kerja layanan pengadaan, untuk itu saya datang ke kantor ini untuk meminta penjelasan,” ungkapnya.

Baca juga: Jaga Silaturahmi Lebaran, Polres Sebar 910 Personil

Usai menemui salah satu p persoalannya pada awak media, Sunyoto menambahkan, ” jadi begini tadi saya menemui salah satu petugas layanan pengadaan. Saya tanyakan kenapa penawaran saya di nyatakan kalah. Padahal penawaran lelang yang saya ajukan itu semuanya lengkap,” terangnya.

Menurut Sunyoto, dalam pertemuan singkat tersebut, Petugas layanan pengadaan menyampaikan bahwa penawaran miliknya di nyatakan gugur dalam masa evaluasi teknis.

“Petugas tadi mengatakan bahwa penawaran saya dinyatakan gugur dalam masa evaluasi teknis, katanya penawaran yang saya ajukan tidak menyertakan data personil inti. Padahal saya sudah menyertakan syarat itu dalam bentuk Pdf. Dan itu bisa saya buktikan melalui struk pengiriman,” kata Sunyoto sembari menunjukkan bukti struk pengiriman penawaran lelang.

Sunyoto lantas mengungkapkan bahwa pemenang lelang untuk jenis kegiatan rehabilitasi irigasi jabung, nilai dukungan yang tertulis kurang dari sepuluh persen. ” Dalam HPS paket tersebut tertulis angka 525.803.394,19, sementara pemenang lelang sesuai data yang tertera tertulis angka 52.400.000.00,- lho ini kan artinya nilai dukungannya¬† kurang dari 10% koq bisa jadi pemenang, ini aneh, ada apa ini,” urainya.

Ia mensinyalir proses lelang tahun ini di duga syarat dengan rekayasa dan penataan. “Saya menduga proses lelang tahun ini ada rekayasa. Siapa yang jadi pemenang lelang informasi yang saya dapat itu sudah ada jatahnya sendiri sendiri,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, dalam waktu singkat ia akan mengajukan sanggahan. Sementara kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Trenggalek Ramelan saat di konfirmasi di ruang kerjanya terkait hal tersebut enggan memberikan komentar apapun.

Sekedar di ketahui jenis pekerjaan konstruksi yang di lelang ini yakni rehabilitasi jaringan irigasi jabung dengan nilai pagu anggaran sebesar 550.000.000,00 sementara nilai HPS 525.803.394,19.

Reporter : Rudi

Editor : coi/choiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER