Kamis, Januari 21, 2021
Beranda JATIM BANYUWANGI Rekapitulasi Suara Pilkada Banyuwangi 'Final' Paslon 01 - 398.113 Suara dan 02...

Rekapitulasi Suara Pilkada Banyuwangi ‘Final’ Paslon 01 – 398.113 Suara dan 02 – 438.847 Suara

REPORTERHariyadi
Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman, jika tidak ada gugatan sengketa Pilkada Banyuwangi di MK maka penetapan calon terpilih akan diumumkan dengan rentan waktu lima hari kedepan.  

KABAR RAKYAT – Tepat pukul 00:05 WIB dini hari, KPU Kabupaten Banyuwangi telah finalisasi rapat pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020. Hasilnya, pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – H.Sugirah unggul dari rivalnya Pasangan Yusuf Widyatmoko – KH. M. Riza Azizy.

Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman mengatakan, dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilkada Banyuwangi Pasangan nomor urut 01 mendapatkan 398.113 suara atau setara 47,57 persen. Pasangan nomor urut 02 mendapatkan 438.847 suara atau 52,43 persen.

Jumlah pemilih yang gunakan hak suara dalam Pilkada sebanyak 852.202 jiwa. Sehingga partisipasi masyarakat Banyuwangi memilih Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi periode 2021-2024 mencapai 65,9 persen dari jumlah pemilih yang terdaftar di DPT sebanyak 1.303.909 jiwa.

“Jumlah suara sah mencapai 836.960 dan suara tidak sah 15.242. Berdasar penghitungan, perolehan pasangan calon nomor urut 02 lebih unggul sebanyak 40.734 suara atau 4,86 persen,“ ucap Dwi Anggraini dalam keterangan persnya di Hotel Aston Banyuwangi, Rabu malam (16/12/2020).

Dijelaskan Dwi Anggraini, setelah tahapan rekapitulasi dan penetapan hasil suara Pilkada Serentak, maka KPU Banyuwangi akan umumkan penetapan calon terpilih dengan rentan waktu 5 (lima) hari kedepan.

Sejak proses pengumuman, jika ada pengajuan gugatan sengketa dari salah satu paslon ke Mahkamah Konstitusi (MK) maka KPU akan tunggu proses sengketa di MK selesai. Bila tidak ada gugatan sengketa maka KPU juga akan menunggu informasi resmi dari MK untuk pastikan ada atau tidak sengketa Pilkada Banyuwangi.

“Ketika MK sudah nyatakan tidak ada sengketa Pilkada Banyuwangi maka melalui Buku Registrasi Perkara Konstitusi, KPU bisa menggelar rapat pleno penetapan calon terpilih,“ pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca