Residivis Pencurian Ponsel di Masjid tertangkap dari Pantauan Marketplace Medsos

  • Whatsapp
KABAR RAKYAT – Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota menangkap satu orang pelaku  merupakan residivis kasus Curas maupun Curat berinisial  (AAF) yang melakukan pencurian ponsel di Masjid Al – Pattah Jl.Cilolohan Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.
Kapolsek Tawang IPTU Nandang R. S.H, menyampaikan, masyarakat atas nama Irvan Yuliyanto  melapor ke Polsek Tawang pada hari Sabtu tanggal 27 Maret 2021, jam 15.00 Wib .
“Kehilangan barang – barang berupa 5 (lima) buah hand Phone Berbagai Merk/Type yang saat itu sedang di case di lantai dua mesjid  Al- Pattah dan uang tunai sebesar Rp.930.000,- (sembilan ratus tiga puluh ribu rupiah),  korban mengalami kerugian sekitar  Rp. 13.000.000 (tiga belas juta rupiah)”, kata Nandang R, saat di hubungi kabarrakyat.id , Minggu (28/3).

Lanjut , Nandang  anggota reskrim bersama pelapor melihat di akun media social jual beli facebook/Marketplace kemudian melihat ada yang memposting Handphone Merk Realme 6 warna biru. Kemudian anggota bergerak cepat bersama  pelapor melakukan Case On Delivery (COD) di Daerah SD. Citapen Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya ,dan tidak lama kemudian datang pelaku seorang diri menawarkan Hand Phone Merk Realme 6 Warna Biru.
“Setelah itu korban  mencocokan imei Hand Phone tersebut dan ternyata Hand Phone tersebut merupakan Hand Phone yang sebelumnya hilang di curi, kemudian orang yang menjual hand phone tersebut langsung diamankan Polisi dan langsung dilakukan penggeladahan di temukan 4 (empat) buah Hand Phone yang hilang bersamaan dengan Hand Phone  yang ditawarkan tersebut, kemudian pelaku langsung diamankan  ke kantor Polsek Tawang “,Ungkap Nandang .
“Barang bukti yang di amankan dengan berbagai merk yaitu,  Hand Phone Realmi 5 Warna Ungu Kristal ,  Redmi Not 5 Pro Warna Biru,  Xiaomi Redmi 9C warna Hitam,  Realme 6 warna Biru, Samsung J7 Crime warna Kuning Emas, dan Uang sebesar Rp.930.000 ( sembilan ratus tiga puluh ribu rupiah)”, Pungkasnya.*

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *