Sampah dari Sungai pada Musim Penghujan Mengotori Laut dan Pantai, Wisata Bangsring Under Water Terimbas

  • Whatsapp
Sampah di laut (2)
Sampah mengotori pantai wisata di Bangsring.

KabarRakyat.ID – Mungkin ada ribuan ton sampah yang mengotori perairan laut dan pantainya. Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur contohnya, sebagai daerah yang memiliki hamparan pantai sangat luas, terimbas sampah kiriman dari sungai pada musim penghujan.

Kotoran atau sampah, pada musim kemarau mengendap di aliran sungai. Pada musim hujan, sampah secara otomatis terbawa aliran sungai menuju hilir sungai dan terbuang ke laut.

Read More

banner 645x400

Fenomena alam, sampah terbuang ke laut adalah hal yang wajar. Bahkan bagi pengelola wisata pantai. Kotoran sampah yang ada di laut jadi pekerjaan sehari-hari untuk dibersihkan.

Salah satunya diakui oleh pengelola wisata Pantai, Bangsring Under Water atau Wisata Rumah Apung.

Baca juga: Banjir Tahunan di Sumberagung Jadi Masalah Serius, Camat Pesanggaran; Sudah Ada Kesepakatan

Fenomena sampah itu, menurut Owner Bangsring Underwater Ikhwan Arif menyampaikan, datang ketika musim penghujan.

“Jadi sampah-sampah yang biasanya mengendap di sungai itu dibawa banjir ke laut yang kemudian bergerak mengikuti arah arus,” kata Ikhwan saat dihubungi KabarRakyat.ID, Selasa (25/2/2020).

Meski demikian, kata Ikhwan, setiap hari di waktu pagi dan sore hari, petugas Bangsring Underwater rutin membersihkan dan merapikan tempat wisata.

Sampah di laut (1)
Sampah mengotori pantai wisata di Bangsring.

Diakui, dihinggapi sampah ketika musim hujan dan angin barat tiba, menjadi pemandangan yang kurang sedap untuk dilihat.

“Sudah menjadi kegiatan wajib bersih-bersih sampah,”pungkas Ikhwan Arif.

Hari biasanya musim kemarau tiba, Wisata Bangsring Under Water, terlihat bersih baik air laut dan pantainya. Pemandangan berbalik, ketika musim penghujan tiba, sampah mengotori kawasan wisata yang sering dapat penghargaan dari nasional dan internasional ini.

Baca juga: Sampah Bambo di Kali Sanggawe Sumberagung Dibersihkan

Pantauan KabarRakyat.ID di lokasi, banyak pengunjung yang sedang berwisata dan berswafoto di Bangsring Underwater. Anak-anak kecil juga terlihat sedang bermain di sekitaran pantai.

Seperti anak-anak ini, Dani, Brama, dan Aril asal Kecamatan Kalibaru yang tengah bermain pasir dan mencari kepiting di bibir pantai. Mereka mengaku baru pertama kali datang ke Bangsring Underwater bersama orangtua.

“Main-main mas cari kepiting kecil,” kata Dani ketika asik mengeluarkan kepiting dari batok-batok kelapa yang terdapat di bibir pantai.

Reporter : Fattahur

Editor : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *