Tuesday, October 27, 2020
Home PERISTIWA KRIMINAL Sandiwara Pemerasan Terbongkar, Berandal dan PSK Diamankan Polres Way Kanan

Sandiwara Pemerasan Terbongkar, Berandal dan PSK Diamankan Polres Way Kanan

REPORTERSarnubi
- Advertisement -
Reskrim Kembangkan Kasus, Tiga Pelaku Lainnya Kabur

KABAR RAKYAT – Sandiwara dua pria dan satu perempuan diduga memeras korban dengan cara kekerasan menuduh korban berbuat asusila dibongkar oleh Satuan Reskrim Polres Way Kanan.

Ketiga lakon dalam upaya mencari keuntungan diri sendiri atau kelompok berhasil diurai polisi. Reskrim Polres Way Kanan akhirnya menangkap satu persatu pelaku.

Korbannya pemuda di Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Kamis (24/9/2020).

BacaSuami Istri Tewas Kecelakaan di Jalan Jember-Banyuwangi

Tersangka inisial MCN alias Mulan (29) dan ES (30) kedua orang laki – laki tersebut warga Kampung Tanjung Raja Sakti Kecamatan Blambangan Umpu, perempuan inisil RS (34) warga Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasatreskrim AKP Devi Sujana menerangkan pada hari Minggu tanggal 20 September 2020 sekitar pukul 13.00 Wib, korban DD menjadi korban pemerasan oleh MCN dan teman temannya dirumah pelaku RS di Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu.

Korban diminta menyerahkan uang senilai Rp. 120 juta rupiah dan korban telah memberikan uang senilai Rp. 10 juta rupiah dimana korban menyerahkan uang tersebut kepada MCN dan temannya dirumah RS, karenakan korban dituduh melakukan asusila pada NS.

BacaGadis 14 Tahun di Banyuwangi Jadi Budak Nafsu Ayah Sendiri

MCN berpura-pura sebagai suami dari NS dan sudah direncanakan terlebih dahulu bersama dengan pelaku RS bersama AM dan NS sendiri.

Sementara untuk sisa kekurangan uangnya akan mereka ambil kepada korban pada saat korban sudah memiliki uang tersebut. Pelaku MCN bersama rekannya telah menahan atau menyita mobil korban satu unit Toyota Rush nopol Z.1856.EA yang diparkirkan dirumah temannya MCN.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian senilai 10 juta rupiah dan satu unit mobil Toyota Rush, selanjutnya melaporkan ke Polres Way Kanan.

BacaSatpolairud Giat Pendisiplinan Prokes di Pesisir Banyuwangi

Modusnya ketiga orang tersangka tersebut bersama dengan 3 orang lainnya mirip mafia. Kini ketigas pelaku lainnya masih diburu yakni NS, JF dan AM. Jumlah pelaku ada enam orang. Mereka sudah merencanakan untuk menjebak korban.

Berikut peran kasus pemerasan dengan modus pelaku MCN berpura pura sebagai suami NS (diketahui seorang PSK), dan NS diumpankan kepada korban untuk cek in di salah satu hotel di Martapura Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya mereka melakukan penggerebekan di hotel tersebut. Kemudian dengan Tsk MCN berpura pura marah kepada korban dan NS. Selanjutnya korban dibawa keliling Martapura dan mengancam akan dilaporkan polisi atas tuduhan perzinahan jika tidak memberi sejumlah uang.

Baca25 Orang Tak Bermasker Dihukum Hafal Pancasila Hingga Nyanyi Indonesia Raya

Pelaku ditangkap, tim Tekab 308, Rabu, 23 september 2020 di Kampung Tanjung Raja Sakti. Pelaku sedang bertransaksi akan menerima penyerahan uang dengan korban sebesar Rp.7.500.000.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 368 KUHP, tentang pemerasan dan ancaman dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.***

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca