Selasa, November 24, 2020
Beranda BERITA Sate Manuk Emprit Kediri Dipercaya Jaga Stamina

Sate Manuk Emprit Kediri Dipercaya Jaga Stamina

REPORTERMuajijin/Jin

Wisata Kuliner di Kabupaten Kediri

KABAR RAKYAT – Anda penggemar kuliner sate? Namun pernahkan anda menikmati sate manuk emprit (burung emprit)? Sebuah depot di Desa Ngrancangan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri atau di timur wisata Simpang Lima Gumul (SLG) menyediakan sate manuk emprit yang harganya sangat terjangkau.

Selain rasanya yang lezat, ternyata sate emprit ini juga bermanfaat bagi kesehatan. Yakni dipercaya bisa menyembuhkan lemah jantung serta menambah stamina bagi tubuh.

Pemilik depot sate manuk emprit Darmiyanto mengaku, membuka depot sate emprit sejak tahun 2006 yang lalu.

Awal berdirinya depot sate emprit, Darmiyanto memanfaatkan burung emprit yang meresahkan petani. Karena burung emprit adalah salah satu musuh para petani Kediri, yang memakan padi milik petani Kediri.

Baca : Gugus COVID-19 : Satu Petugas Pilkada OTG COVID-19

“Cara menangkap burung emprit yakni dengan membuat jebakan di sawah-sawah menggunakan jaring-jaring, yang di taruh di atas tanaman padi milik petani.”terang Darmiyanto Selasa (3/11/2020)

Selanjutnya burung emprit yang terjaring dimasak dan diolah menjadi sate emprit. Selain diolah menjadi sate, burung emprit ini juga diolah sebagai masakan krengsengan emprit, stiek emprit atau emprit goreng.

Sate Manuk Emprit di bakar rasanya gurih.

“Untuk membuat sate emprit yaitu burung emprit dibakar dan diolah seperti masakan sate biaasanya,” ungkapnya.

“Sebagai penyedap rasa, sebelum dibakar, sate emprit dikasih air yang tercampur dengan asam, gula merah, serta bawang putih. Setelah dibakar, dioles dengan bumbu sate, yakni kecap dicampur dengan sambal kacang,”tambah Darmiyanto.

Baca : MUI Bondowoso Minta Pemerintah Tarik Dubes RI dan Serukan Boikot Produk Perancis

Dalam satu hari, Darmiyanto menyediakan 500 sampai 700 masakan burung emprit. Dan kalau hari raya biasanya meningkat hingga 1000 ekor burung emprit.

“Kalau satu porsi sate emprit ini dijual dengan harga Rp 25 ribu. Krengsengan emprit dan emprit goreng hanya Rp 15 ribu,” kata Darmiyanto.

Depot sate emprit setiap hari ramai dikunjungi konsumen. Mereka yang datang tidak hanya berasal dari daerah Kediri saja. Namun dari Blitar, Malang, Tulung Agung, Jombang, tidak kalah ketinggalannya untuk menikmati makanan khas Kediri tersebut.

Maul dan Ayu warga Kediri yang berkunjung di depot sate emprit mengungkapkan awalnya penasaran dengan sate emprit. Namun setelah mencoba rasanya sangat enak dan gurih.

Baca : Perluas Kampanye Gemarikan, Arumi Berharap Tingkat Konsumsi Ikan di Jatim Terus Meningkat

“Rasanya enak dan gurih mas. Apalagi tekstur dagingnya juga lembut. Tulang-tulang nya juga ga terasa dan rasanya enak.”ungkap Ayu.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca