Satpol PP Curiga Oknum Perijinan Melanggar Terbitkan SIUP Homestay di Pancer

  • Whatsapp
Razia Miras Satpol PP (1)
Kasi Penindakan dan Penyidikan Satpol PP memberi arahan, sekaligus peringatan.

KabarRakyat.ID – Tak mau disalahkan akibat kegagalannya saat melakukan razia peredaran minuman keras (miras) di sejumlah homestay dekat wisata Pulau Merah, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rabu (19/2/2020). Satpol PP Kabupaten Banyuwangi mencurigai adanya oknum Dinas Perijinan melanggar aturan terbitkan SIUP homestay.

Tudingan tersebut berawal dari kepimilikan SIUP yang ditunjukkan homestay Jessi’s yang mengakibatkan Satpol PP “tak berdaya” untuk mengangkut miras yang ada di homestay tersebut.

Read More

banner 645x400

Dugaan adanya kejanggalan pada SIUP yang dimiliki homestay Jessi’s itu diungkapkan Kasi Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Refai. Menurutnya, kejanggalan itu jika didasarkan atas penjelasan diterima Satpol PP dari Dinas Perijinan yang menyebutkan sejak tahun 2018 salah satu persyaratan untuk mengurus SIUP adalah pemilik harus mempunyai IMB.

“Kejanggalan jelas terlihat dengan terbitnya SiUP yang dipegang oleh pemilik homestay Jessi’s,” kata Kasi Penindakan dan Penyidikan Satpol PP, Refa’I, SH dihubungi KabarRakyat via ponsel pribadinya.

“Ini jelas ada oknum dari Dinas Perijinan yabg telah melanggar aturan menerbitkan SIUP itu,” tuding Refa’i.

Telah diberitakan, Kegiatan razia, Satpol PP Kabupaten Banyuwangi guna menertibkan peredaran minuman keras (miras) di homestay-homestay di wisata Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, pada Rabu (19/2/2020), berakhir ricuh.

Pasalnya, warga memprotes razia tersebut karena menuding Satpol PP tebang pilih dalam melakukan razia. Akhirnya, Satpol PP memilih balik kanan bahkan akan mengembalikan miras yang berhasil disita kepada homestay yang telah dirazia.

Reporter: Jaenudin

Editor: Rony DE

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *