Satu Penyu Mati di Pulau Merah Ternyata ‘Hilang’

  • Whatsapp
KSDA Wil. V dengan Edi Las

KabarRakyat – Setelah meyampekan hasil visum dua ekor penyu yang mati dikantor Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Tim Konservasi Wilayah 5 Banyuwangi, berkantor di Jember, akan cek satu ekor penyu yang mati di pantai pulau merah yang ditemukan warga pada, Sabtu (7/3/2020). Tapi penyu awalnya dikubur, sudah ada tidak ada saat di cari.

Menurut Edi Las, Pokmas Pulau Merah kepada KabarRakyat, mengatakan ada satu ekor penyu mati lagi di pantai Pulau Merah. Karena sudah bahu penyu yang mati dikubur.

Read More

“Penyebab matinya Penyu tidak tahu. Pihak dari KSDA Jawa Timur cek lokasi,” kata Edi Las.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi  Purwantono, S.Hut, M.P, usai acara pengumuman visum dua ekor penyu mati beberapa bulan lalu, di kantor kecamatan Pesanggaran, Jum’at (6/3). Sempat disampaikan, pihak KSDA sudah ada yang melaporkan adanya satu ekor penyu yang mati lagi.

Baca juga: Satu Ekor Penyu Mati di Pulau Merah Terpaksa Dikubur “Biar Tidak Bau”

Setelah acara hasil visum, dua ekor penyu yang mati ini, nanti segera datang ke lokasi pantai pulau merah untuk melihat satu ekor penyu yang mati.

Dan yang jelas akan Kami bawa sepel hewan satu ekor penyu dilakukan pemeriksaan visum dan apa penyebabnya dengan adanya satu ekor penyu yang mati ini.”paparnya .

Camat Pesanggaran Ir. Sugiyo Darmawan memang setelah mengumumkan hasil visum dua ekor penyu yang mati akan segera Melihat keadaan penyu yang mati lagi. Namun , setelah di cek ke lokasi teryata satu ekor penyu sudah tidak ada dilokasi pulau merah.

Reporter: Jaenudin

Editor: Richard

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *