Jumat, Januari 22, 2021
Beranda JATIM BONDOWOSO Satu Santri Al-Irsyad Korban Rundung Belasan Teman Sekamar Menderita Luka Bakar di...

Satu Santri Al-Irsyad Korban Rundung Belasan Teman Sekamar Menderita Luka Bakar di Tubuh

REPORTERIfa Bahsa
Keluarga Korban Tidak Menerima Perbuatan Para Pelaku, Rencananya akan Melapor ke Aparat Hukum

KABAR RAKYAT – Santri putra inisial N umur 15 tahun dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Irsyad di kelurahan Kademangan Bondowoso ini di rundung belasan teman se kamarnya.

Saat ini kondisi tubuh N dibungkus perban steril yang tutupi luka bakar dibagian tangan kanan dan dada. Ia juga terluka di bagian wajah dan leher. Berdasarkan pengakuan korban, N jadi korban , dipegang kurang lebih 14 anak santri.

“saya diikat, kemudian dipegang 14 anak, hingga terjadi pembakaran. Bahannya (untuk membakar, red) tidak diketau jenis apa,” kata N mencerikan.

Melihat kondisi N, keluarganya tidak menerima perlakukan mirip premanisme. Salah satunya, Jamal kakek korban yang mengatakan cucunya itu diduga dianiaya 14 teman se kamarnya pondok pada, hari Sabtu (5/12/2020).

Yang membuat kesal pihak keluarga, kata Jamal adalah pihak Ponpes itu seolah menutupi persistiwa mengancam nyawa cucunya N. Saat ditanya keberadaan korban pada teman-temanya justru mengaku tidak tahu.

“Baru kemarin sore, pas adzan Ashar, saya keliatan mobil mau masuk tapi ditahan di pintu gerbang, ternyata bawa cucu saya. Jadi tiga hari kejadian ini, baru dibawa ke Rumah Sakit” katanya.

Kakek Jamal juga tanya pada sejumlah guru tentang peristiwa dugaan penganiayan dialami cucunya. Tetap saja, jawabannya tidak ada yang tahu bahwa ada santri yang hampir kehilangan nyawa karena penyiksaan belasan temannya.

“Kejadian ini memang langsung ditutupi, dan guru-gurunya juga tidak tahu. Apakah mereka jujur tidak tahu atau bohong meskpun mereka tahu,” pungkasnya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga korban N berencana akan mengambil langkah hukum atas dugaan penganiayaan ini.

Terpisah, pihak Yayasan Ponpes Al-Irsyad saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar. Namun saat wartawan kunjungi rumah korban. Mendadak sejumlah guru dari Ponpes itu datang menjenguk.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca