Monday, October 26, 2020
Home BERITA Sehari Kantor Bupati Banyuwangi di Demo Dua Kelompok Massa ‘Wong Pancer’ dan...

Sehari Kantor Bupati Banyuwangi di Demo Dua Kelompok Massa ‘Wong Pancer’ dan GMBI, Polisi Jadi Korban Pukulan Bamboo Pendemo

- Advertisement -

KabarRakayat.ID – Dalam sehari, Kantor Bupati Banyuwangi di Jalan Ahmad Yani di demo oleh dua kelompok aksi massa dari “Wong Pancer” pro pertambangan emas dan aksi massa GMBI mendukung aksi kemanusiaan warga Pancer kontra pertambangan emas.

Petugas Kepolisian Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 dan Satpol PP Banyuwangi melakukan pengamanan aksi penyampaian aspirasi di depan pemerintah daerah, baik massa ‘Wong Pancer’ pro pertambangan dengan aksi massa dari GMBI, di depan Kantor Bupati Banyuwangi, Jawa Timur.

Massa GMBI memaksa ingin bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas, meski sebelumnya sudah ada pertemuan pemerintah daerah diwakili, Asisten Administrasi Ekonomi, Sekretariat Daerah, H. Guntur Priambodo mengajak dialog baik-baik. Namun tidak ada titik temu.

Alasan massa GMBI melalui orasinya, kasihan dengan masyarakat Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang sudah dua bulan lebih bertahan di tenda Pos Perjuangan menolak pertambangan dilakukan di Gunung Salakan.

“Sudah dua bulan warga Pancer ingin bertemu Bupati. Kasihan mereka. Mereka ingin bertemu bupatinya,” sepenggal orasi dari GMBI.

Screenshot_14
Massa GMBI memaksa masuk ke kantor Pemkab Banyuwangi. FB

Lantaran demo, sudah sore dan menjelang pemerintahan tutup pelayanan. Massa GMBI terus memaksa masuk. Baru aksi massa reda, setelah dialog dengan perwira Polresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin melalui Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, SH, SIK menyampaikan petugas kepolisian dan dibantu TNI dan Satpol PP hanya melakukan tugas keamanan dalam aksi demonstrasi tersebut.

Pertama-tama kita selalu bersyukur kepada Allah SWT, pada kesempatan siang ini yang berbahagia ini bisa bertemu silahturahmi bersama GMBI Jawa timur yang hadir di kabupaten Banyuwangi.

Pada intinya, kita ini adalah satu tujuan untuk bisa membangun negeri ini semakin baik, negeri ini menjadi maju sesuai dengan tujuan kita bersama.

Kami sampaikan selamat datang pad rekan rekan GMBI terima dari atas kedatangan di Kabupaten Banyuwangi. Kemudian dengan aspirasinya  sangat bermanfaat bagi kemajuan di kabupaten Banyuwangi.

Jadi kami di sini Polri-TNI dan Satpol PP bukan nuduh rekan-rekan GMBI. Jadi rekan-rekan ketahui kalau tadi ada gesekan petugas dan GMBI itu tidak perlu di permasalahkan. Dari petugas keamanan apa yang dilakukan oleh aksi GMBI akan kita tampung aspirasinya.

Demo Kantor Bupati Wong Pancer
‘Wong Pancer’ Massa pro pertambangan emas di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Istimewa

Ditambahkan, tuntutan GMBI kata Bandi Ketua GMBI Banyuwangi agar permasalahan masyarakat Pancer kelompok kontra tambang harus mendapat perhatian dari pemerintah. Agar jangan terjadi tindak kesewenangan sepihak dan mengabaikan sisi kemanusian.

Sebelumnya berlangsung aksi pro tambang dilokasi yang sama. Massa berkaos hitam bertulis “Wong Pancer” yang mengklaim kelompok pro investasi mendukung pertambangan emas dilaksanakan oleh BSI.

Massa pro investasi, mengenakan kaos bertuliskan ‘Wong Pancer’, mengawali aksi long march dari kantor DPRD Banyuwangi menuju kantor bupati. Dilanjutkan orasi tentang berbagai fenomena sosial yang terjadi diwilayah Pancer, yang merupakan tempat operasi tambang emas PT BSI.

“Dukung investasi untuk kesejahteraan masyarakat,” teriak orator.

Telah diketahui umum. PT. BSI dan DSI sudah mengantongi perijinan dari pemerintah.

Reporter: Jaenudin/Fattahur

Editor: Richard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca