Sejak Ada Virus Corona, Pedagang Pasar Pedotan Sepi Pengunjung

  • Whatsapp
Pasar Pedotan Bwi (1)
Kios pasar pedotan di semprot disinfektan.

KabarRakyat – Wabah virus corona alias covid-19, berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat. Seorang pedagang di pasar tradisional Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi mengeluh sepi pengunjung. Seharian, pedagang hanya menunggu pembeli yang tak kunjung datang.

Pantauan KabarRakyat.id, pasar tradisional yang lebih terkenal nama Pasar Pedotan ini, Rabu (25/3), kondisi pasar terlihat sepi pengunjung. Hanya ada beberapa pengunjung yang berbelanja kebutuhan pokok. Sebagian memilih tutup kios karena khawatir dengan virus corona.

Read More

Hari ini, kata Sairi, pedagang pasar, kios dagangan miliknya tutup. Karena ada kabar petugas akan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasar.

“Hari ini ada penyemprotan. Sebagian mengaku khawatir dengan kesehatan takut terkena virus (covid-19),” ungkap Sairi.

Pasar Pedotan Bwi (2)
Pedagang memilih menutup kios, karena ada penyemprotan disinfektan.

Senada disampaikan Ponisri, pemilik kios tengah Pasar Pedotan. Dikunjungi wartawan KabarRakyat.id mengatakan dirinya sangat takut dengan virus corona ini,

“Sebenarnya tadi ada orang belanja. Setelah dilayani kami tutup kios,” imbuhnya.



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *