Sekda Bondowoso Belum Menghadap Penyidik, Kuasa Hukum: Kami Minta Ditunda

  • Whatsapp
ilustrasi transaksi elektronik

KABAR RAKYAT – Polisi melakukan pemanggilan pertama terhadap Sekda Bondowoso H. Syaifullah, pasca ditetapkan sebagai tersangka (TSK) dugaan pengancaman pembunuhan kepada pelapor atas nama Alun Taufana. Namun yang bersangkutan tidak bisa hadir dan meminta ditunda.

“Dari Satreskrim sudah melakukan panggilan, namun kemarin ada ada surat dari kuasa hukum beliau (Sekda), minta waktu untuk ditunda,” kata Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz.

Read More

Menurut Kapolres, pemanggilan terhadap pejabat tertinggi di birokrasi Pemkab Bondowoso ini, akan dijadwalkan ulang.

“Dijadwalkan lagi, dalam waktu dekat,” imbuh Kapolres saat dikonfirmasi awak media, Rabu (17/6/2020).

Sementara itu, kuasa hukum Sekda Bondowoso, Hushus Sidqi membenarkan, pihaknya bersurat ke pihak kepolisian, bahwa dalam minggu ini kliennya masih sibuk.

“Sehingga penundaannya, kita pasrahkan ke kepolisian. Kapan mau dijadwal lagi,” kata Husnus saat dihubungi by phone.

Pihaknya memastikan, bahwa Sekda akan memenuhi panggilan berikutnya dari pihak kepolisian.

“Ketika dipanggil untuk kedua kalinya saya menjamin pasti akan datang. Belum ada untuk pemanggilan kedua,” terang Husnus.

Menurutnya, ketidakhadiran kliennya itu bukan karena tidak patuh proses hukum. Tapi karena ada agenda yang harus diselesaikan.

“Agenda itu sudah dijadwalkan sebelum ditetapkan tersangka,” imbuhnya.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *