Wednesday, September 23, 2020
Home BERITA Seniman ISI Surakarta Garap Banyuwangi Ethno Carnival 2018

Seniman ISI Surakarta Garap Banyuwangi Ethno Carnival 2018

- Advertisement -

KABARRAKYAT.ID – Eksplor budaya asli Banyuwangi terus apik digarap dalam suguhan Carnival. Tahun 2018, sebanyak 120 busana etnik tema “Puter Kayun” akan disuguhkan dalam gelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang akan digelar hari, Minggu, 29 Juli nanti. Event yang masuk Top 10 Calender of Event Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini dipastikan akan tampil lebih menarik karena tahun ini melibatkan akademisi seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Solo, Eko Supriyanto, yang ikut mengonsep aksi tari dalam pembukaan Asian Games 2018.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, M.Si mengatakan, BEC merupakan salah satu atraksi wisata budaya daerah yang dibalut dalam kemegahan karnaval modern. Karnaval etnik yang digelar tiap tahun sejak 2011 ini selalu menyuguhkan kreasi busana dengan tema berbeda yang berakar pada seni dan tradisi lokal.

Tahun ini, BEC mengangkat tema “Puter Kayun”, tradisi para leluhur warga Boyolangu, Banyuwangi menaiki delman hias menuju Pantai Watu Dodol untuk menggelar selamatan pada hari kesepuluh bulan Syawal.

Baca juga:

BEC 2018_ok
Banyuwangi Ethno Carnival 2018

Bupati Anas menambahkan, konsep BEC tahun ini lahir dari hasil kolaborasi para pelaku seni Banyuwangi dengan akademisi seni dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang melibatkan koreografer tari ternama, Eko Supriyanto, yang ikut mengonsep aksi tari dalam pembukaan Asian Games 2018.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY. Bramuda menyampaikan, gelaran BEC tahun ini akan mengankat tema ‘Puter Kayun’ yang nantinya akan dibagi menjadi 10 sub tema yang dituangkan dalam 120 busana etnik.

“Di tiap tahunnya, gelaran BEC selalu menampilkan suasana dan tema yang berbeda dan baru. Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan yang lebih luas dan mendalam kepada wisatawan tentang makna filosofis dari sub tema tradisi yang diangkat. Dan kali ini, 120 busana etnik akan ditampilkan dalam tema ‘Puter Kayun’,” beber Bramuda, Rabu (25/7/2018).

Dalam gelaran BEC pada Minggu 29 Juli mendatang, selain karnaval juga ada 10 panggung yang tematik diantaranya,  Kupat Lepet, Tapekong, Oncor-oncoran, Keris, Buyut Jakso, dan Gedogan. Ada juga sub tema jaran (kuda), dongkar (delman), ejeg (kusir), dan segoro (pantai) watu dodol. Bahkan, di setiap stage juga akan diramaikan dengan 10 artis ternama asal Banyuwangi.

“Jadi sesuai tema yang diusung yakni ‘Puter Kayun’, bagian-bagian yang ada di Puter Kayun akan dituangkan dalam keragaman 120 busana etnik,” tandasnya.

Reporter: Fattahur

Editor: Coi/Choiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER