Friday, October 30, 2020
Home PERISTIWA HUKUM Seorang Pria di Way Kanan ditangkap Karena Miliki Senpi tanpa Ijin

Seorang Pria di Way Kanan ditangkap Karena Miliki Senpi tanpa Ijin

- Advertisement -
KABAR RAKYAT – Unitreskrim Polsek Blambangan Umpu bersama Satreskrim Polres Way Kanan, berhasil mengungkap tindak pidana diduga membawa, memiliki dan menguasai  senjata api tanpa izin yang sah dengan TSK inisial IN (33) warga Dusun Nabang Kampung Segara Midar Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Selasa 13 Oktober 2020
Disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Blambangan Umpu  Kompol Edy Saputra kronologis penangkapan berawal pada hari Minggu tanggal 04 Oktober 2020 sekira pukul 01.30 wib pada saat anggota Unitreskrim Polsek Blambangan Umpu bersama  Satreskrim Polres Way Kanan, untuk back up Polsek Baturaja Timur Polres Oku Induk melakukan pencarian barang bukti hasil pencurian sepeda motor TKP di Baturaja  Provinsi Sumatera Selatan, didapat informasi bahwa pelaku inisal IN telah membeli motor hasil curian tersebut.
Petugas gabungan yang menerima informasi melakukan penyelidikan dilokasi rumah pelaku IN setiba dilokasi langsung melakukan penggeledahan di dalam rumah pelaku, namun petugas malah menemukan diduga satu unit senjata api rakitan warna hitam dengan silinder warna kuning berkarat untuk mengisi peluru sebanyak enam lubang yang di bungkus dengan plastik warna hitam yang disimpan didalam lemari gantung milik pelaku IN.
Setelah diamankan oleh petugas,  ditanyakan surat ijin kepemilikan senjata api, pelaku mengakui  tidak dilengkapi dengan surat ijin yang sah.
Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Blambangan  Umpu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Atas perbuatanya pelaku akan dijerat menggunakan pasal 1 ayat (1) undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman maksimal 20 tahun penjara,” Ujar Kapolsek.
EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca