Senin, Januari 18, 2021
Beranda JATIM BANYUWANGI Seorang Tehnisi Tower Asal Malang Meninggal di Banyuwangi

Seorang Tehnisi Tower Asal Malang Meninggal di Banyuwangi

REPORTERJaenudin

KABAR RAKYAT – Warga Kedayunan heboh ada pria meninggal mendadak di sekitar tower GSM Indosat. Korban adalah tenaga tehnisi asal Kota Malang tugas di Banyuwangi Jatim.

Datangi lokasi Polsek Kabat bersama Polresta Banyuwangi amankan TKP dan kumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi. Jenazah korban di evakuasi ke RSUD Blambangan untuk dimintakan VeR (Visum et Repertum) dari ahli forensik.

Kapolsek Kabat AKP Pudji Wahyono, SH saat dikonfirmasi membenarkan ada orang meninggal pada, Senin (11/1/2021). Tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Krajan Rt.02 Rw.04 Desa Kedayunan Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi.

“Jenazah di evakuasi ke RSUD Blambangan untuk dimintakan VeR kepada ahli forensik. Agar diketahui penyebabnya,” kata AKP Pudji Wahyono.

Identitas korban, jelas AKP Pudji, adalah Didik Hardiono warga Jalan Mergan Raya III Nomor 12 Rt.08 Rw.06 Kelurahan Tunjung Rejo Kecamatan Sukun Kota Malang, Jawa Timur.

Berdasar keterangan saksi, kata AKP Pudji, kronologi kejadian awalnya siang jam 11.00 WIB, korban datang ke lokasi tower mengemudi mobil Xenia dan parkir disekitar tower.

Sekira jam 11.10 WIB, saksi datang melakukan pemotretan sebagai prosedur keamanan. Saksi pergi tinggalkan lokasi. Selanjutnya korban Didik masuk ke lokasi tower untuk berkerja perbaiki jaringan Indosat.

Kemudian, sekira jam 14.30 WIB, saksi melihat korban sedang istirahat dalam mobilnya. Kemudian jam 15.00 Wib, saksi juga melihat korban jatuh di tanah dengan posisi kepala dan badan jatuh ke tanah sedang kaki kanan tersangkut di pintu mobil. Saki langsung mengabarkan warga sekitar untuk pertolongan.

Petugas Polsek Kabat yang datang ke TKP, telah amankan barang bukti mobil Daihatsu Xenia B-2043-TKI, Peralatan Tehnisi, Laptop merk Lenovo dan HP merk Redmi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca