Sepekan, 13 Pengedar dan Pengguna Narkoba di Blitar Ditangkap

  • Whatsapp
Narkoba Blitar
Tersangka

KabarRakyat – Unit Satreskoba Polres Blitar berhasil menangkap tiga belas pengedar dan pengguna narkoba dan obat keras berbahaya (okerbaya) antar kota. Dalam penangkapan itu, seorang tersangka diketahui merupakan Tenaga Honorer, tercatat di Pemerintah Kabupaten Blitar.

Dari ketiga belas tersangka ini, polisi berhasil menyita sebanyak 1799 butir pil dobel L, sabu-sabu seberat 0,32 gram serta uang tunai sebanyak empat ratus ribu rupiah yang merupakan hasil penjualan narkoba.

Read More

banner 645x400

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, dari 13 pengedar itu satu diantaranya merupakan pegawai kontrak di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar.

“Dalam sepekan kita mengamankan 13 tersangka dari kasus narkoba, yang salah satunya pegawai honorer,”Terang Ahmad kepada awak media, Rabu (04/03).

Lanjut kata Ahmad, Para pelaku tersebut merupakan target operasi polisi dalam waktu sepekan. Dimana, Tersangka ini sebagian ada yang tertangkap tangan saat bertransaksi narkoba dan sebagian lainnya hasil dari ungkap kasus.

Peredaran narkoba di wilayah kabupaten blitar ini sangat akut dan meresahkan masyarakat. Sebab, Peredarannya tidak hanya menyasar masyarakat umum. Namun, Peredarannya sampai merambah di kalangan oknum pegawai honorer di pemerintahan.

“Peredaran narkoba sekarang ini menggunakan sistem ranjau, untuk itu hingga kini petugas agak kesulitan memberantasnya sampai ke Bandar besar pemasok narkoba,” katanya

Sementara itu, dihadapan penyidik Rado Sahara tersangka narkoba yang bekerja menjadi Tenaga Honorer di Pemkab Blitar mengaku nekat mengedarkan narkoba jenis pil dobel L untuk tambahan penghasilan sehari-hari. Dalam pengakuannya itu, dari dua puluh butir pil dobel L oleh tersangka di jual 50 ribu.

“Saya jualnya ke temen-teman biasa nggak di temen-teman kerja, iya saya kerja honorer di pemkab,” bebernya.

Akibat ulahnya, Para tersangka ini akan dijerat dengan pasal 196/197 UU RI nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: Arif

Editor: Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *