Sidak Daging Sapi Walikota Probolinggo Stok Dan Harga Normal

222 views

Foto : Wali Kota Probolinggo Hafi Zainal Abidin saat memggelar sidak stok dan harga daging sapi di pasar, Selasa (21/5/2019). (ft. Fahmy) 

 

 

KABARRAKYAT. ID – Pengawasan harga dan stok daging Sapi di bulan Ramadhan menjelang Idhul Fitri terus dilakukan pemerintah. Selain harga daging kualitas daging yang dijual menjadi fokus perhatian Walikota Probolinggo saat menggelar sidak di stan pedagang, Selasa (21/5/2019).

Masyarakat Kota Probolinggo tidak perlu risau saat akan mmebeli daging sapi. Pasalnya, Pemkot Probolinggo teris melakukan pemgawasan ketat terkait peredaran daging. Untuk memastikan itu Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menggelar sidak memastikan daging di pasaran memiliki kualitas dan layak konsumsi.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menjamin kondisi tersebut melalui pengawasan dan pengujian (uji borax dan kebusukan) yang dilakukan rutin selama dua minggu sekali.

Daging yang dijual di pasaran menurut Koko pemilik stand penjual daging meyakinkan jika daging yang dijual berkualitas baik.

“Saya percaya kalau di Kota Probolinggo, insyaallah semua pedagangnya jujur. Tidak menjual daging yang tidak layak konsumsi”, kata Walikota Hadi Zainal Abidin, Selasa (21/5/2019).
Kalau harga bagaimana?,” tanya Hadi Zainal akrab dipanggil Habib Hadi.

Menurut pedagang, harga daging masih cenderung normal. Di kisaran harga Rp 110 ribu per kilogram untuk kualitas bagus, sedangkan kualitas biasa antara Rp 85 ribu sampai Rp 100 ribu.

“Naiknya nanti H-1, karena permintaan banyak daging sedikit. Jadi dinaikkan sedikit untuk THR,” jawab Koko.

Dihadapan pedagang daging Walikota memberikan tips khusus agar saat sapi potong tidak rugi.

“Gini lho caranya, kaki depan dua sapi itu sampean dekatkan gini, terus setelah itu sampean ukur depannya, diamaternya. Ketemu sudah itu berapa perkiraannya,” kata Habib Hadi sambil mempraktekkan apa yang ia sampaikan. Wali kota yang mengaku memiliki pengalaman berdagang sapi.

Diketahui, ada empat pedagang di Pasar Baru yang jagal sapi sendiri di RPH (Rumah Pemotongan Hewan), sedangkan di Pasar Wonoasih hanya satu jagal. Kebanyakan pedagang daging di kota ini membeli tengkulak dari Kota dan Kabupaten Probolinggo. Dalam satu hari sebanyak 1,5 ton daging yang beredar di pasaran.

Hasil tes Reagen Aber untuk mengukur kebusukan dan PH, kepada puluhan pedagang, tim tidak menemukan daging tak layak jual. “Alhamdulillah sidak daging sapi dan ayam hasilnya bagus, tidak ada yang tidak layak untuk dimasak oleh masyarakat. Setelah dicek dengan PH dan kebusukan tidak ada yang melebihi dari 7,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukarning Yuliastuti.

Yuliastuti memberika tips sehat jika angka kebusukan lebih dari 7 digit daging sudah tidak layak konsumsi. Ciri-cirinya tampilan daging berwarna merah kehitaman. Sementara daging layak konsumsi kondisinya merah segar.

Tim sidak melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan; DKUPP,   Dinas Kesehtaan,   Polres Probolinggo Kota, MUI, Lembaga Perlindungan Konsumen, Satpol PP.

 

Reporter : Richard
Editor      : Choiri

banner 970x90









Loading...

#Walikota Probolinggo sidak daging sapi #Stok dan harga daging normal #info harga daging sapi

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply