Sindikat Penipuan ‘Menyan Balqis’ Ditangkap Polres Banyuwangi

511 views
Penipuan Menyan_ilustrasi copy

Foto: Ilustrasi menyan

KABARRAKYAT.ID – Sindikat penipuan dengan modus menjual barang antik bernilai miliaran rupiah asal Kabupaten Jember dan Kabupaten Probolinggo di bongkar Resmob Polres Banyuwangi, Jawa Timur. Korban kerab memperdaya korbannya dengan modus barang antikan itu memiliki kelebihan mistik mempengaruhi kehidupan manusia.

Pelaku ditangkap Selasa malam (29/1/2019) dengan Identitas, Imam Syafi’i alias Kiai Imam (61) warga asal Dusun Krajan RT 01 RW 9 Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Aksi penipuan ini merupakan hasil pengembangan kasus yang sama, setelah tertangkapnya Raden Adhie Selarong  pada 13 Oktober 2018 lalu di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan, Probolinggo

“Modus yang dilakukan pelaku berkedok Kiai ini yakni dengan menawarkan barang antik berupa menyan balqis. Kasus penipuan ini menimpa Siti Mujayanah (33) warga Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi yang sudah menyerahkan uang sebesar Rp. 700 juta lebih,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Panji Pratistha Wijaya pada wartawan, Jum’at (1/2/2019).

Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, lanjut AKP Panji, yang bersangkutan adalah otak intelektual perkara menyan balqis serta merupakan kelompok sindikat penipuan dengan modus barang antik yang kerap menawarkan barang kepada korbannya dengan harga mencapai milyaran rupiah di wilayah Palangkaraya Kalimantan Tengah, Solo, NTB, NTT, Maluku, dan di wilayah Jawa Timur.

Dari tangan pelaku, masih Panji, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah flashdisk berisi bukti rekaman Raden Adhie Selarong meminta uang kekurangan menyan balqis seberat 3 ons sebesar Rp. 197.400.000,- dan bukti rekaman Raden Adi Selarong sudah menerima uang sebesar Rp. 350.000.000,- dan sebesar Rp. 308.000.000,-.

Selain itu, 9 lembar bukti transfer sebesar Rp. 5 juta dengan tanggal yang berbeda ke rekening Raden Andhi Selarong, foto Raden Adhie Selarong dengan barang menyan balqis, bukti rekening koran dari Bank BNI, bukti pembelian emas seberat 120 gram dari toko sutra emas seharga Rp. 70 juta lebih, surat keterangan bukti transfer dari Bank BNI sebesar Rp. 302 juta ke rekening Raden Andhie yang sudah dilegalisir, foto KTP palsu atas nama Raden Andhie Selarong, 1 buah tas warna merah merk Polocampro, 1 buah baju warna merah, 2 buah baju koko, 2 buah sarung, 2 buah kaos, 1 Hp Nokia warna putih, dan 1 HP Vivo warna merah.

Reporter : Fattahur

Editor : Choiri

Banner PDI







Loading...

#Barang Antik #jember #kriminal #Omzet Miliaran #Probolinggi #Sindikat Penipu

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply