Sosialisasi SPSE Versi 4, Agar Tak Terjadi Mulitafsir

86 views

Ketua ULP Reza Alfahroby ST M.Sc  menjelaskan tentang Aplikasi SPSE Versi 4 (Ft. Hariyadi)

KABARRAKYAT.ID, BANYUWANGI – Saat ini , rata-rata asosiasi jasa kontruksi dalam menyikapi Perpres No. 54 Tahun 2010 dan yang terbaru Perpres No. 16 Tahun 2018, dan yang terkait dokumen pengadan barang dan jasa menimbulkan pemahaman yang beraneka ragam atau terjadi multi tafsir.

Hal itu diungkapkan, Ir. H Mujiono Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang, Kabupaten Banyuwangi, kepada KABARRAKYAT.ID disela kegiatan Sosialisasi sistem E-Procurement Mengunakan Aplikasi SPSE Versi 4, bertempat di Hall Hotel Illira, Selasa (03/04/2018).

Ir. Mujiono juga  mencontohkan, kegiatan pengadaan barang dan jasa yang nilainya dibawah Rp. 200 Juta, ada yang dilakukan melalui sistem Penunjukan Langsung (PL), Pelelangan Langsung, dan Pengadaan Langsung. Sedangkan untuk kegiatan yang nilainya diatas Rp. 200 Juta mengunakan Lelang Umum maupun Terbatas. Hal  ini disikapi berbeda-beda oleh mitra kerja pemerintah.

Baca juga : Habitat Baru Bangau Bluwok Langka Ada di Pajarakan

“ Saat ini ada lagi sistem lelang yang tercepat mengunakan aplikasi SPSE Versi 4, hal ini yang kita sosialisasikan kepada mitra kerja kami maupun kepada SKPD yang mempunyai program kegiatan kontruksi, “ ucap Ir.H.Mujiono.

Dalam aplikasi SPSE Versi 4 banyak pengembangan, yakni dari sisi teknis, kinerja aplikasi meningkat, resumable upload dan download dokumen penawaran, enkripsi dan dekripsi dokumen terintegrasi.

Baca juga : BPD Minta DPRD Desak Perbup Untuk PTSL

Harapannya pengadaan barang dan jasa mengunakan sistem e-procurement sistem aplikasi SPSE Versi 4 proses lelang lebih cepat, sehingga dampaknya proyek pengerjaan infrastruktur bisa lebih cepat, berkualitas, dan perputaran perekonomian di Kabupaten Banyuwangi bisa lebih meningkat.

Pertemuan SKPD dengan rekanan jasa kontruksi di Banyuwangi, diagendakan  lama tidak pernah terlaksana. Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang berinisiatif menggelar sosialisasi sekaligus konsolidasi dengan mitra kerja pemerintah.

Baca juga : Polsekta: Tak Ada Izin ‘Goyang Cantik’ Seksi Dancer

Selain SKPD yang memiliki kegiatan Kontruksi hadir dalam undangan resmi pantia ada 14 organisasi Asosiasi Jasa Kontruksi di Banyuwangi.

Reporter  : Hariyadi

Editor : Coi/Choiri

#aplikasi SPSE versi 4 #SKPD Banyuwangi_kab #Sosialisasi sistem lelang baru

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply