Monday, October 26, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Sungai Kalimoro Muncar Tercemar Limbah Pabrik Sarden

Sungai Kalimoro Muncar Tercemar Limbah Pabrik Sarden

REPORTERJaenudin
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Sungai Kalimoro di Dusun Muncar Lama, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur diduga telah tercemar limbah pabrik, Selasa (1/9/2020)

Perwakilan warga bernama Sanusi (47) Dusun Muncar Lama, Desa Tembokrejo mengatakan air sungai Kalimoro berubah warna dan bau hingga membahayakan kelangsungan hidup warga nelayan setempat.

Pencemaran sungai itu, diduga berasal limbah dari pabrik pengalengan ikan PT. APIM berdiri di sekitar sungai. “Limbah pabrik dibuang ke sungai,” kata Sanusi warga setempat.

Baca: Nelayan Pantai Selatan Banyuwangi Gelar Petik Laut di Rajegwesi

Menurut Sanusi, warga curiga limbah pabrik itu dibuang ke sungai tanpa proses penyaringan limbah pabrik terlebih dahulu.

Setiap sore, limbah dari pabrik keluar deras dari pabrik pengalengan ikan hingga menyebabkan air sungai keruh. “Limbah itu berbau busuk dan membuat sungai semakin kotor,” ujarnya.

Sungai Kalimoro tercemar

Sungai yang ada di sekitar perkampungan penduduk itu, setiap hari digunakan warga untuk untuk membersihkan perahu dan kebutuhan bersih-bersih lainnya.

Versi warga setempat, banyak yang mengalami penyakit kulit seperti gatal. “Kulit muncul luka ruam dan bintik-bintik merah seperti kudis,” terangnya.

Hingga saat ini penyakit kulit yang menginfeksi warga pesisir itu masih belum ditangani oleh pihak tenaga kesehatan. Warga hanya memberi bedak untuk menghilangkan rasa gatal.

Baca: Blusukan di Ngawi, Ketua Forikan Jatim Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan

Warga lainnya, Sutik (45) yang rumahnya berdekatan dengan pabrik mengatakan, ia tidak pernah mencuci pakaian di sungai karena airnya kotor akibat limbah pabrik.

Ia berharap pihak pabrik membuat sanitasi dan tidak membuang limbahnya ke sungai. Sehingga, tidak merugikan warga di sekitarnya.

Ketika di konfirmasi Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri menjelaskan dengan adanya keluhan limbah pabrik, warga belum melapor ke Polsek. “Kami belum berani menyimpulkan, karena warga belum ada yang melaporkan,” tegasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca