Kamis, Desember 3, 2020
Beranda JATIM BONDOWOSO Survival Gunung Piramid Arik Multazam telah Dikebumikan

Survival Gunung Piramid Arik Multazam telah Dikebumikan

REPORTERIfa Bahsa

KABAR RAKYAT – Suasana duka keluarga dan kerabat menghantar peristirahatan terakhir Arik Multazam (18), survival pendaki Gunung Piramid, Curahdami, Bondowoso yang mengalami kecelakaan jatuh ke jurang.

Kini jasad Arik Multazam sudah tenang di pemakaman umum, TPU Bindung Kampung Tarbiah RT 26 RW 06, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, Senin (10/8/2020).

Baca: Ditinggal Teman Laki-laki, Gadis 16 Tahun Ditemu Warga Pantai Grajagan

Proses pemakaman yang berlangung sekitar pukul 09.00 itu dihadiri oleh kerabat, dan para sahabat. Mereka tak bisa menyembunyikan kesedihan. Bahkan, sejumlah pelayat yang hadir harus dilarikan ke rumah warga lantaran pingsan tak sadarkan diri.

Jenia Meliana, salah satu Kakak kelasnya mengenang korban sebagai anak yang pintar dan pendiam. “Dia pinter, pendiam juga, anaknya memang rajin sholat juga. Dia kalau udah waktunya sholat pasti ngajak temen-temen untuk sholat,” ujarnya.

Baca: Resmikan Narotama Podcast Studio, Arumi : Podcast Jadi Media Transfer Ilmu dan Informasi

Ia pun menceritakan bahwa anak kelahiran 20 November 2002 itu merupakan anak yang aktif di berbagai kegiatan. Bahkan, merupakan Ketua Umum Durmband Angkasa Bahana Citra di SMA Negeri 1 Tenggarang.

“Kemarin ketemu itu pas serah terima dia sebagai Ketua Umum drumband,”katanya.

Sementara itu, Untung Khuzairi, Paman Arik, mengatakan, bahwa anak  pertama dari pasangan Hafiz Samroni dan Aan ini merupakan anak aktif dan baik. “Anak yang baik, aktif juga,”ujarnya.

Baca: Langgar Art Banyuwangi Mendapat Kunjungan Tamu Kementrian PU

Arik Multazam (18) merupakan pelajar yang jatuh saat mendaki punggung naga di Bukit Piramid,  Minggu (9/8/2020).

Jasad Arik, pelajar tinggal Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso itu  berhasil dievakuasi setelah sekitar 9 jam.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca