Tak Ada Yang Ditahan Perkara Pengeroyokan

  • Whatsapp
PSHT Dan Warga Sukorejo Bangorejo Damai
Bertempat Mapolres Banyuwangi, PSHT Dan Warga Sukorejo, Bangorejo sepakat rekonsiliasi. Ft. Fattahur

Pasca Rekonsililiasi PSHT dan Warga Sukorejo

KabarRakyat.ID – Sudah tidak ada lagi yang ditahan, dalam perkara pengeroyokan, pasca rekonsiliasi PSHT dengan warga Sukorejo, Bangorejo, yang di mediasi PCNU digelar Polres Banyuwangi, Kamis (15/8/2019), kemarin.

Judul rekonsiliasi, tertulis dibagian atas ‘Banyuwangi Rukun Indonesia Damai’, bersama poin perdamaian lainnya. Masing-masing pihak telah bertandatangan.

Read More

Tampak Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi S.I.K, pihak mediator dari PCNU Ahmad Rifai Ketua PSHT Cabang Banyuwangi Sudarko, Perangkat Desa Sukorejo.

Berita Terkait:

Ada 7 poin perdamaian. Berharap peristiwa kekerasan melibatkan perorangan dan kelompok tak terulang lagi di Banyuwangi.

Informasi diterima pasca rekonsiliasi, dua orang PSHT korban pengeroyokan lapor di Polsek Bangorejo telah mencabut. Otomatis, satu orang pria bertato diduga pelaku pengeroyokan, sudah dibebaskan.

“Seiring perdamaian itu, semua pihak sudah saling memaafkan termasuk korban pengeroyokan dengan mencabut laporannya. Dan seorang pelaku sudah dibebaskan. Tidak ada lagi persoalan hukum. Yang ada sekarang adalah perdamaian,” kata sumber terpercaya KabarRakyatID di Polres Banyuwangi.

Reporter: Jaenudin

Editor: Choiri



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *