Tari Jaranan Buto Millenial, Bukti Budaya Tidak Boleh Tergusur Kemajuan Technologi

  • Whatsapp
Festival Jaranan Buto bwi (1)
Festival Jaranan Buto di Banyuwangi.

KabarRakyat – Festival Jaranan Buto Millenial digelar dalam rangkaian Banyuwangi Festival Tahun 2020. Pagelaran berlokasi di Lapangan Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (8/3) sore.

Pagelaran melestarikan budaya daerah itu, dihadiri Bupati Banyuwangi Abd. Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P, dan anggota DPRD, serta Forpimka Purwoharjo dan tokoh agama dan masyarakat..

Read More

banner 645x400

Kesenian jaranan Buto, jelas Bupati Anas, adalah salah satu budaya daerah yang perlu dilestarikan. Sebab budaya daerah adalah salah satu bagian dari pemersatu perbedaan dan instrument Kebhinekaan.

Maka itu, pemerintah mengapresiasi kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi anak-anak berlatih kesenian, salah satunya seni tari Jaranan Buto.

“Anak-anak kita, bukan hanya belajar ilmu technologi. Akan tetapi juga ilmu Budaya. Disinilah nilai-nilai ke-Indonesiaan,  nilai ke-Bhinekaan ditanamkam. Banyuwangi ingin terus kita kembangkan, pengembangan dari waktu kewaktu terus bertambah, ini menjadi suatu kebanggan kita,” ungkap Bupati Anas.

Jaranan Buto Festival

Banyuwangi boleh maju, kata Anas, technologi boleh jadi instrumen pengembangan Banyuwangi, tetapi budaya Banyuwangi tidak boleh tergusur oleh kemajuan technologi dan perkembangan yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

“Fesitival Jaranan Buto Melenial ini adalah sebagai bukti ketika banyak Kabupaten Kota ada krisis regenerasi pelaku Budaya, hari ini dan beberapa tahun belakang ini Banyuwangi telah menunjukkan berkat dukungan rakyat dan komitmen para seniman yang luar biasa serta dukungan dari Pimpinan Daerah kita membuktikan, bahwa Banyuwangi tidak akan kekurangan pelaku-pelaku seni kreatif yang tumbuh dan berkembang di daerah ini,” ujar Anas.

“Inilah masa depan Pariwisata kita, bukan karena pantai yang indah, gunung yang menarik akan tetapi sesungguhnya salah satu kekuatan budaya itulah yang akan menjadi mahnet utama pengembangan pariwisata kita,” pungkasnya.

Mudah-mudahan anak anak yang terpilih bisa ditampilkan di Banyuwangi Etno Carnival (BEC) bahkan jika ada undangan para seniman terbaik bisa kita ditampilkan ke Luar Negeri, menambahkan.

Reporter: Jaenudin

Editor: Richard

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *