Tarikan 50 Ribu di PTSL Yosomulyo Untuk Apa?

771 views
Ketua RT Yustianus Yosomulyo

Foto: Ketua RT Yustianus Yosomulyo (Jaenudin)

KABARRAKYAT.ID – Tarikan dana Rp. 50 ribu perpemohon PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) diluar ketentuan biaya yang legal Rp. 150 ribu perpemohon di Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran, Banyuwangi jadi pergunjingan. Jadi total yang dibayarkan warga, kurang lebih mencapai Rp. 200 ribu perpemohon.

Yustianus, Ketua RT 03 RW 4 di Dusun Krajan Desa Yosomulyo, selaku pemohon PTSL dikonfirmasi kabarrakyat.id mengatakan bahwa biaya pendaftar ke Pokmas PTSL Desa Yosomulyo sebesar Rp. 150 ribu. Namun pemohon masih mengeluarkan uang tambahan Rp. 50 ribu lagi. Kegunaan dana itu untuk  membantu  pengukuran tanah dan pemasangan patok dan kalau ada sisa disisihkan untuk Kas RT.

“Setelah digunakan untuk biaya itu. Kalau ada sisa masuk kas RT,” kata Yustianus dikantor Desa Yosomulyo, Sabtu (16/3/2019).

Baca juga:

Hampir semua perangkat dibawah, kata Yustianus, tambahan Rp. 50 ribu dari pemohon itu ditarik RT. “Saya RT, semua seperti itu kayaknya,” katanya.

Terpisah, ditemui saat pembagian sertifikat hak milik (SHM) dari PTSL, Ketua Pokmas PTSL Desa Yosomulyo Kentut Jiwantoro menegaskan pendaftaran PTSL tahun 2018 pemohon hanya membayar Rp.150 ribu perbidang tanah.

“Kalau memang ada uang tambahan Rp. 50 ribu untuk satu bidang tanah dari masyarakat. Pengurus  PTSL tidak tahu menahu itu ranah RT masing-masing di Desa Yosomulyo,” pungkasnya.

Sekedar tahu, BPN sudah menyalurkan 3000 SHM dari kuota PTSL untuk Desa Yosomulyo sebanyak 5000 bidang tanah.

Reporter: Din/Jaenudin

Editor: Choiri

#Banyuwangi #prgram agrari #PTSL #yosomulyo

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply