Teknologi Geser Sistem Manual, Dirjen Hubdar Bakal Ganti Buku Uji KIR Dengan KIR Elektronik

  • Whatsapp
Dirjen Hubdar
Dirjen Hubdar, Budi Setiyadi.

KabarRakyat – Dunia teknologi mulai menggeser system kerja manual. Kini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengganti buku uji kendaraan atau KIR dengan kartu KIR elektronik.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, penggantian tersebut untuk menghindarkan pemalsuan buku KIR yang dilakukan operator kendaraan maupun biro jasa.

Read More

“Karena ternyata uji kir ini banyak yang dipalsu oleh biro jasa. Banyak biro jasa yang nakal. Mengurus uji kir melalu biro jasa, tapi kemudian mobilnya tidak masuk ke Dinas Perhubungan, tapi buku kirnya bisa keluar. Jadi, bukunya asli, tapi isinya palsu,” ungkap Budi Setiyadi saat di Banyuwangi, kemarin,  Jum’at (6/3/2020) siang di Banyuwangi.

Untuk itu Budi meminta kepada semua operator kendaraan maupun Dinas Perhubungan untuk tidak lagi main-main. “Kalau dimensinya tidak sesuai, tidak usah diberikan,” tegasnya.

Guna mencegah peredaran buku KIR palsu, Kemenhub akan mengganti buku kir menjadi kartu yang di dalamnya terdapat chip yang memuat data kendaraan.

“Pemberlakukan kartu kir itu mulai diterapkan mulai tahun ini, namun dilakukan secara bertahap, karena masih banyak Dishub yang tidak mempunyai uji kir yang tidak sesuai dengan regulasi kita. Yang sesua, kita berikan akreditasi. Kalau tidak kami beri akreditasi, Dishub kami tutup sementara untuk memberikan palayanan uji kir,” terangnya.

Reporter : Fattahur

Editor: Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *